<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AkudanKalian-My Life &#187; Life</title>
	<atom:link href="http://akudankalian.wordpress.com/category/life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2009 19:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akudankalian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10a96fcecd3ca21a75642fafcaa3a685?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AkudanKalian-My Life &#187; Life</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akudankalian.wordpress.com/osd.xml" title="AkudanKalian-My Life" />
		<item>
		<title>Anime n Manga Update</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/11/14/anime-n-manga-update/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/11/14/anime-n-manga-update/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 23:50:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Comics]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Anime]]></category>
		<category><![CDATA[Manga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Well&#8230; akhirnya setelah beberapa kali dipertimbangkan sebenarnya nih kategori mo dimasukin ga yach? Yah, setelah timbang sana timbang sini [mumpung smua yg dikilo lg pada naik hi hi hi] masukin aja deh.. lumayan buat nambah2 ide postingan. Soalnya, daripada bete ga karuan ga jelas bingung mo masukin apa&#8230; yg ada aja deh, yg sering diikutin, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=71&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Well&#8230; akhirnya setelah beberapa kali dipertimbangkan sebenarnya nih kategori mo dimasukin ga yach? Yah, setelah timbang sana timbang sini [mumpung smua yg dikilo lg pada naik hi hi hi] masukin aja deh.. lumayan buat nambah2 ide postingan. Soalnya, daripada bete ga karuan ga jelas bingung mo masukin apa&#8230; yg ada aja deh, yg sering diikutin, yg terus dipanteng beritanya setiap kali ketemu ma internet, bener ga?</p>
<p>Memang agak melenceng dari tujuan awal waktu ni blog dibuat, tapi apa dikata, wong emang gini kerjaannya, klo ga nonton Anime yach baca Manga deh hi hi hi&#8230;. Lagian beberapa buku emang lagi susah n ribet buat di baca&#8230; ga tau kenapa, rasanya sedikit jenuh ketika ketemu sederet huruf2 yang berbaris padat menguraikan maksud penulisnya [wew koq jd puitis gini...], ya udah&#8230; yg penting skarang ada tambahan baru berita seputar Anime n Manga yg emang slalu setia diikutin&#8230; Keep Watching n Reading boyzzz..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=71&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/11/14/anime-n-manga-update/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Bola Mata</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/gerakan-bola-mata/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/gerakan-bola-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 03:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Berbohong]]></category>
		<category><![CDATA[Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[
Kemaren Baca-baca tulisan dari archive email suatu forum, he he eh liat sesuatu yg lucu dan menarik untuk dibagiin&#8230; coba deh disimak yach, sapa tau kepake ha ha ha&#8230;
Ada hal menarik yang bisa dipelajari disana, dimana dijelaskan tentang gerakan bola mata seseorang. Ada 6 macam gerakan bola mata yang biasa dilakukan seseorang ketika sedang berbicara. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=59&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353622.gif" alt="Santai..." /><br />
Kemaren Baca-baca tulisan dari archive email suatu forum, he he eh liat sesuatu yg lucu dan menarik untuk dibagiin&#8230; coba deh disimak yach, sapa tau kepake ha ha ha&#8230;<br />
Ada hal menarik yang bisa dipelajari disana, dimana dijelaskan tentang gerakan bola mata seseorang. Ada 6 macam gerakan bola mata yang biasa dilakukan seseorang ketika sedang berbicara. Secara ringkas dapat dikatakan, bahwa bola mata yang bergerak ke kiri berarti orang tersebut sedang berpikir tentang masa lalu, dan bila bergerak ke kanan berarti sedang memikirkan masa depan. Dari gerakan itu kita bisa tahu, hal apa yang sedang dipikirkan oleh lawan bicara kita, apakah dia berkata jujur atau berbohong.</p>
<p>Nah, saya mendapat kesempatan mempraktekkan hal ini, ketika akhir bulan Juli lalu saya diundang menjadi dosen tamu di <strong>Prasetiya Mulya Business School – Jakarta</strong>. Saya mengisi sesi utama <strong>&#8220;Professional Business Interview&#8221;</strong>, dimana salah satu acaranya adalah saya berperan sebagai seorang interviewer, dan berhadapan one on one dengan beberapa mahasiswa.</p>
<p>Menarik sekali. Ketika saya menanyakan sesuatu yang terjadi di masa lalu kepadanya, misalnya <em>&#8220;Tell me about yourself&#8221;</em>, maka sambil bicara bola matanya bergerak ke arah kiri atas dan kiri bawah. Artinya, mahasiswa tersebut mencoba mencari informasi secara <em>VR (Visual Remembered)</em>, yaitu seperti apa dirinya di masa lalu, dan secara <em>AD (Auditory Digital)</em>, yaitu mencoba berdialog dengan dirinya sendiri, bagaimana harus mencoba menyampaikan tentang dirinya tersebut secara tepat.</p>
<p>Lalu saya mencoba pula menanyakan sesuatu yang akan terjadi di masa depan, misalnya <em>&#8220;Tell me about your business strategy if you work for this company&#8221;</em>. Otomatis matanya bergerak ke kanan atas. Artinya, mahasiswa tersebut mencoba berpikir secara <strong>VC (Visual Constructed)</strong>, yaitu mencoba membentuk kerangka `jawaban&#8217; yang sebelumnya tidak pernah ada dalam pikirannya.</p>
<p>Ketika pertanyaan saya sampai di masalah gaji, mata mereka bergerak ke arah kanan bawah, yaitu K (Kinestetic). Karena masalah gaji merupakan hal yang langsung menyentuh emosi mereka.</p>
<p>Ada hal yang unik disini. Ada satu pertanyaan tentang masa lalu mereka yang saya tanyakan, namun mata mereka melirik ke arah kanan. Ditanya tentang masa lalu, tapi jawabannya kok dicari di `masa depan&#8217;. Ini menandakan mereka mencoba untuk berbohong.<br />
Sebaliknya, ketika saya mencoba menanyakan satu pertanyaan tentang masa depan, mata mereka melirik ke arah kiri. Ini berarti mereka mencoba berpikir, adakah hal masa lalu di otaknya, yang bisa digunakan untuk menjawab pertanyaaan di masa depan tersebut. Ini tidak salah, namun menunjukkan kalau mereka kurang kreatif dalam menciptakan hal-hal baru.</p>
<p>Dalam sesi berikutnya, ke semua mahasiswa tersebut dikumpulkan dalam suatu class session untuk final briefing. Banyak dari mereka yang kaget, karena saya bisa menebak `inti&#8217; dari jawaban mereka. Saya katakan bahwa saya bukan tukang sulap, saya hanya menebak dari gerakan bola mata mereka. Saya sarankan pula bahwa selanjutnya mereka harus mulai melatih bola mata mereka agar tetap fokus ke depan ketika berbicara dengan seseorang, bukan hanya dalam proses interview, namun dalam semua situasi perbincangan.</p>
<p>Ada tiga hal yang perlu diperhatikan disini. Yang pertama adalahmasalah etika, dimana orang akan lebih suka diperhatikan ketika mereka bercakap-cakap dengan anda. Yang kedua, bila anda jarang menatap matanya, secara tidak langsung anda akan mengatakan `anda takut&#8217; kepada lawan bicara anda, anda merasa inferior. Dan yang ketiga, orang akan lebih mudah `membaca&#8217; anda jika mata anda bergerak- gerak, terutama jika lawan bicara anda juga belajar tentang NLP.</p>
<p>Bagaimana dengan anda, sudahkah anda mempelajari teknik tersebut?<br />
Akan banyak berguna ketika anda berbicara dengan orang lain. Dengan mengetahui arah gerakan mata mereka saja, anda akan mengetahui isi hati mereka&#8217; secara tidak langsung. Bagi anda sendiri, dengan pandangan yang fokus ke depan, anda tidak akan `mudah&#8217; dibaca orang.</p>
<p>Selamat Mencoba !!<br />
<strong>sumber:</strong> <em>unknown tulisan Sonny V. Sutedjo kalee..</em><br />
*<strong>Saya</strong> = Sonny V. Sutedjo</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/59/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/59/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=59&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/gerakan-bola-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353622.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Santai...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Capeeeeee&#8230;..!!</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/capeeeeee/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/capeeeeee/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 03:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Cape]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[
Finally, Setelah beberapa hari ini terus bekerja tanpa henti seperti mesin&#8230; beres juga semuanya. Huh, sebenernya masih belum beres semua sih :p.. cuman karena bulan ini Ramadhan, shaum, bikin qta cepet lelah, lapar, ngantuk&#8230; yach jadi dikurangin deh forsiran tenaga buat kerjaan, semuanya serba nyantai..!

Belum lg nih blog yg udah ampir seabad ditinggalin hiks hiks&#8230; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=57&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353620.gif" alt="Capee..." /><br />
Finally, Setelah beberapa hari ini terus bekerja tanpa henti seperti mesin&#8230; beres juga semuanya. Huh, sebenernya masih belum beres semua sih :p.. cuman karena bulan ini Ramadhan, shaum, bikin qta cepet lelah, lapar, ngantuk&#8230; yach jadi dikurangin deh forsiran tenaga buat kerjaan, semuanya serba <strong>nyantai..!</strong><br />
<img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353773.gif" alt="Ngantuukkk!!" /><br />
Belum lg nih blog yg udah ampir seabad ditinggalin hiks hiks&#8230; sedih banget deh rasanya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  tapi sekarang don&#8217;t worry be happy, soalnya I&#8217;m back with all those stuff to post <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  pokoknya ready lah dengan semua yg dibutuhkan.. tinggal segelas teh pahit dan sebungkus gorengan juga boleh kok hi hi hi.<br />
<img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353772.gif" alt="I'm Working On" /><br />
<strong>Lets work it out with all those stuff !!</strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/57/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/57/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=57&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/09/16/capeeeeee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353620.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Capee...</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353773.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Ngantuukkk!!</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/GIF%20Animasi/12024353772.gif" medium="image">
			<media:title type="html">I'm Working On</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Otak Q-ta</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/jadwal-otak-q-ta/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/jadwal-otak-q-ta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 17:27:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman pada awal tahun 2002 pernah meminjam salah satu buku bisnis saya. Dia mengatakan ingin belajar bisnis, karena kebetulan dia lulusan dari teknologi pangan. Seminggu kemudian ketika saya kerumahnya, buku tersebut masih `utuh&#8217; belum tersentuh, terletak diatas meja dengan sedikit debu diatasnya. Dia mengatakan bahwa minggu ini dia sibuk sekali. Mungkin pada akhir pekan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=55&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang teman pada awal tahun 2002 pernah meminjam salah satu buku bisnis saya. Dia mengatakan ingin belajar bisnis, karena kebetulan dia lulusan dari teknologi pangan. Seminggu kemudian ketika saya kerumahnya, buku tersebut masih `utuh&#8217; belum tersentuh, terletak diatas meja dengan sedikit debu diatasnya. Dia mengatakan bahwa minggu ini dia sibuk sekali. Mungkin pada akhir pekan dia akan mulai membaca.</p>
<p>Setahun kemudian ketika saya kesana, ternyata debu diatas buku tersebut bertambah tebal. Dan teman saya masih belum mempunyai waktu untuk membaca karena kesibukannya. Saya akhirnya ambil kembali buku tersebut, karena saya memang sedang membutuhkan informasi di dalamnya.</p>
<p>Lalu, bagaimana dengan teman saya ? Saya katakan kepadanya, bahwa seumur hidup dia TIDAK AKAN PERNAH PUNYA WAKTU untuk membacanya. Benarkah ? Atau mungkin saya yang terlalu `pelit&#8217; untuk meminjamkan lagi buku saya kepadanya.</p>
<p>Setiap orang sudah punya `jadwal tetap harian&#8217; di dalam otaknya, mulai dari bangun pagi, gosok gigi, mandi, sarapan, menstarter mobil, ke kantor, bekerja, hingga tidur malam. Pada awal teman saya tadi meminjam buku, dia berusaha memasukkan `menu baru&#8217; ke dalam `jadwal tetap&#8217;nya.<br />
Menu baru itu akan tetap disitu jika kita melakukan aktivitas tersebut, namun jika tidak `peringkat&#8217;nya akan terus menurun. Setelah satu tahun, peringkat menu `baca buku&#8217; itu pasti sudah terlempar dari 100 besar. Sangatlah sulit untuk mendongkrak kembali ke urutan 10 besar jika tidak ada alasan yang sangat kuat.</p>
<p>Berapa banyak dari kita yang berperilaku seperti itu ? Menunda hal-hal kecil seperti membaca buku, memotong rumput, membersihkan rumah, menata lemari pakaian, dll sampai akhirnya pekerjaan tersebut tertunda terus hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Seringkali juga pekerjaan tersebut akhirnya tidak jadi dilaksanakan. Ada tiga hal yang bisa mendorong kita untuk melakukan pekerjaan yang sering tertunda tersebut, yaitu <strong>Alasan, Prioritas </strong>dan <strong>Komitmen.</strong></p>
<p><strong>Alasan</strong>, Setiap orang jika menjumpai hal baru selalu timbul satu pertanyaan di benaknya &#8220;What&#8217;s in it for me ?&#8221; Apa manfaat hal baru tersebut untuk saya? Adakah manfaat tersebut membawa saya ke kehidupan yang lebih baik? Adakah manfaat tersebut membutuhkan kerja keras? Adakah manfaat tersebut dapat dinikmati dalam jangka panjang atau pendek?</p>
<p><strong>Prioritas</strong>. Merupakan urutan yang anda letakkan bagi hal baru tersebut. Anda bisa menentukan prioritas hal baru tersebut dengan menanyakan ke diri sendiri beberapa pertanyaan berikut: Seberapa penting hal baru ini dibanding dengan hal yang sudah ada? Kalaupun lebih penting, haruskah saya kerjakan sekarang ? Dapatkah hal baru ini ditunda kapan-kapan? Masa iya saya harus menunda pergi ke mall karena harus harus baca buku?</p>
<p><strong>Komitmen</strong>. Merupakan urutan terakhir yg harus dilakukan ketika kita ingin berubah. Komitmen berupa kedisiplinan Anda untuk bisa berubah harus dijaga agar kita lebih menghargai dan lebih banyak melakukan tindakan2 postitif.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=55&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/jadwal-otak-q-ta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Karet Gelang Merah</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/teknik-karet-gelang-merah/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/teknik-karet-gelang-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 17:22:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Karet Gelang]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Teknik sederhana ini saya pelajari dari Robert G. Allen, milyuner dari New York dan pengarang buku best seller &#8220;Road to Wealth&#8221;. Allen mengatakan, bahwa dalam setiap tindakan kita, selalu ada pikiran positif dan negatif. Bahkan jika kita berdiam diri pun juga ada kedua pikiran tersebut, misalnya pikiran positif akan berkata &#8220;Ayo,kita mulai bekerja&#8221;. Sedangkan pikiran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=53&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Teknik sederhana ini saya pelajari dari Robert G. Allen, milyuner dari New York dan pengarang buku best seller &#8220;Road to Wealth&#8221;. Allen mengatakan, bahwa dalam setiap tindakan kita, selalu ada pikiran positif dan negatif. Bahkan jika kita berdiam diri pun juga ada kedua pikiran tersebut, misalnya pikiran positif akan berkata &#8220;Ayo,kita mulai bekerja&#8221;. Sedangkan pikiran negatif berkata &#8220;Ah, nanti saja. Sedang enak nih duduk-2nya&#8221;. Kedua pikiran ini sama kekuatannya. Jadi terkadang positif yang menang, saat lain negatif yang menang. Lalu, jika memang kekuatannya 50 : 50, bagaimana caranya agar positif bisa lebih dominan?</p>
<p>Jika memang kekuatannya sama, maka harus ada perangsang dari luar yang bisa mencegah, ketika pikiran negatif keluar. Allen menggunakan karet gelang merah di pergelangan tangan kirinya. Setiap saat ada pikiran negatif sekecil apapun yang melintas di pikirannya, dia langsung menjepret tangannya dengan karet gelang tersebut. Sepintas memang tampak lucu. Tapi pengaruhnya ke alam bawah sadar (ABS) anda luar biasa besar. Apabila anda konsisten dengan menjepretkan karet gelang setiap kali anda berpikir negatif, maka ABS anda akan merekamnya menjadi suatu kebiasaan yang harus dihindari.</p>
<p>Saya sendiri telah menggunakannya selama 2 bulan. Pada awalnya memang tangan kiri saya banyak garis-2 merah karena sering dijepret. Namun semakin lama semakin berkurang. Saya juga memvariasikan teknik ini, dengan memberitahukan rekan-2 sekitar saya, tentang apa yang saya lakukan. Sehingga mungkin suatu saat ketika anda sedang tidak sadar berbicara negatif, dan teman anda mengetahuinya, dia bisa mengingatkan anda dengan menjepretkan karet di tangan anda.</p>
<p>Ada satu pertanyaan yang mengelitik, yaitu mengapa mesti karet yang berwarna merah. Bukankah karet gelang ada beragam warna? Atau mungkin juga pertanyaan mengapa mesti ditangan kiri, bukan di kanan, atau di kaki ?</p>
<p>Robert G. Allen mengatakan, hal-2 ini kelihatannya remeh, tapi mengandung makna yang besar. Banyak orang yang mengatakan ingin berubah menjadi lebih baik. Tapi begitu diberikan satu petunjuk, biasanya petunjuk ini lalu DITAWAR. Ini masalah komitmen.<br />
Apabila anda mau BERUSAHA mencari karet yang berwarna merah, dan memasangnya di tangan kiri, itu sudah membuktikan anda mempunyai komitmen yang tinggi untuk berubah. Apabila untuk hal kecil ini saja sudah anda tawar, mungkin komitmen anda untuk berubah baru di tahap coba-coba saja.</p>
<p>Hal lain yang sering menjadi pertanyaan disini adalah, sebenarnya apakah yang disebut pikiran negatif itu ? Karena banyak orang tidak sadar bahwa dia melakukan atau memikirkan hal negatif. Nah, dibawah ini ada daftar hal negatif yang harus anda `jepret&#8217; ketika anda mengalaminya.</p>
<p>Menunda, malas, marah, lesu, curiga, malu, ragu-2, rendah diri, sombong, egois, minder, kuatir, berkata-kata kotor, cemburu, patah hati, takut, berpikir jorok, dengki, iri, sirik, dendam, sinis, cemberut, pesimis, takut gagal, resah, takut memulai, cuek, acuh, pasif, cemas, terlambat, menipu, merajuk, murka, fitnah, menang sendiri, bergosip ria, merasa tak pernah salah, berbohong, berprasangka buruk, meremehkan, sedih, dan lain sebagainya. Anda bisa tambahkan disini tindakan-2 anda sendiri yang menurut anda negatif, dan perlu `dijepret&#8217;.</p>
<p>Selamat mencoba !</p>
<p><strong>Sumber: </strong><em>Sonny V. Sutedjo</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=53&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/teknik-karet-gelang-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menzikirkan Mata Hati</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 17:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keimanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : M Arifin Ilham 
Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya dengan sifat dan sikap ikhlas.
Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=38&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Oleh : M Arifin Ilham </em></p>
<p>Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya dengan sifat dan sikap ikhlas.</p>
<p><strong>Pertama</strong>, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk melakukan semua yang dilarang Allah. &#8220;Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya mereka menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka, apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada.&#8221; (QS al-&#8217;Aadiyaat: 6-10). Dalam kondisi batin manusia seperti ini penting kiranya diobati dengan senantiasa<br />
beristigfar, berzikir kepada Allah.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, cinta dunia dan takut mati. Ujian bagi kaum Muslimin mengenai hal ini tergambar dalam surat Ali-Imran: 142. Pada waktu itu pasukan pemanah yang telah ditempatkan Nabi di atas bukit tergoda hatinya oleh harta dunia yang berserakan di bawah sehingga mereka meninggalkan tugas dari Nabi. Mereka akhirnya luluh-lantah. Saat ini fragmen serupa tapi tak sama senantiasa berulang dan terjadi menerpa manusia. Sebetulnya dengan terus-menerus melakukan zikir, maka manusia akan sampai pada pola hidup zuhud; suatu sikap yang menganggap bahwa dunia harus dikuasai bukan dunia yang menguasai manusia. Seorang<br />
yang zuhud tak lagi berambisi terhadap dunia, tidak cinta dunia, dan tak takut mati.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, setan. Manusia yang dikuasai setan pandai sekali menghiasi perbuatan buruk dengan menjadi (seolah-olah) baik. Ia hipokrit tulen. Tabiat setan ini bisa diredam dengan mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p><strong>Keempat, </strong>tabiat buruk. Ini merupakan suatu perbuatan yang memang sudah menjadi tabiat (kebiasaan) dan telah mentradisi dalam individu maupun masyarakat. Untuk meruntuhkan tabiat buruk tersebut, lagi-lagi dibutuhkan zikir yang banyak kepada Allah. Kelak zikir akan menukar tabiat buruk menjadi tabiat baik.</p>
<p><strong>Kelima,</strong> dosa. Manusia diperintahkan untuk beristighfar, memohon ampun kepada Allah (QS Nuh: 10-12). Dosa kita selama ini telah menghalangi turunnya musim yang teratur, rezeki yang merata, anak-anak yang saleh, dan kesejukan dan keharmonisan hidup antarsesama. Ampunan dan pertolongan Allah pasti akan<br />
datang jika kita memintanya (QS Al-Baqarah: 186). Karena itu, marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah ihwal perbuatan khilaf dan dosa yang selama ini kita lakukan. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan negeri ini dari keterpurukan berkepanjangan dan kenistaan tak bertepi. Pun Allah buka mata<br />
hati kita hingga mampu menangkap realitas absolut dan gerak-Nya. Amin</p>
<p><em> sumber: Unknown</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=38&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA KAYA 2: Wealth Ratio Bigger Than One</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-2-wealth-ratio-bigger-than-one/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-2-wealth-ratio-bigger-than-one/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 11:40:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Entreupreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[INDIKATOR KAYA ADALAH WEALTH RATIO LEBIH BESAR DARIPADA 1
Dulu waktu saya masih kecil, yang disebut orang kaya adalah mereka yang mempunyai uang jutaan. Karena itu ada sebutan ‘jutawan’. Sekarang gaji di atas sejuta sudah umum, bahkan sudah dirasakan kurang memadai. Sekarang orang kaya adalah mereka yang mempunyai uang milyaran, atau disebut milyuner. Apakah nanti milyuner [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=41&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>INDIKATOR KAYA ADALAH WEALTH RATIO LEBIH BESAR DARIPADA 1</strong></p>
<p>Dulu waktu saya masih kecil, yang disebut orang kaya adalah mereka yang mempunyai uang jutaan. Karena itu ada sebutan ‘jutawan’. Sekarang gaji di atas sejuta sudah umum, bahkan sudah dirasakan kurang memadai. Sekarang orang kaya adalah mereka yang mempunyai uang milyaran, atau disebut milyuner. Apakah nanti milyuner tak lagi disebut kaya?</p>
<p>Mengukur kekayaan dari sesuatu yang fisik tak lagi menjadi ukuran yang tepat. Mobil bagus? Bisa kredit. Rumah bagus? Kredit juga. Kartu kredit? Mahasiswa juga punya. Ponsel? Anak SD pun sekarang punya. Golf? Dibayarin temen. Jadi apa dong ukuran kaya yang lebih tepat?</p>
<p>Setelah lama mencarinya maka saat ini saya paling setuju dengan rumusan Robert Kiyosaki. Rumusan itu disebut Wealth Ratio (WR), yang dia tulis di buku Retire Young Retire Rich. Rumusannya sederhana seperti ini:</p>
<p><img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/WealthRatio.jpg" alt="" /></p>
<p>Menurut rumusan tersebut, seseorang baru dapat disebut kaya setelah WR &gt;= 1. Apa maksudnya?</p>
<p>Mari kita bahas secara singkat apa itu Penghasilan Pasif. Penghasilan Pasif (Passive Income) adalah penghasilan yang didapat dengan keterlibatan yang sangat-sangat minimal. Misalnya, seorang penulis mendapatkan royalti dari penjualan bukunya. Sebelumnya saat dia menulis buku maka dia bekerja dengan keras, dengan keterlibatan maksimal. Namun setelah buku tersebut terbit dan laku, maka selama 70 tahun (masa copyright buku) selanjutnya dia berhak menerima royalti tanpa harus bekerja lagi. Contoh lainnya adalah seseorang yang menyewakan kamar kos ke mahasiswa. Setiap bulan (atau tahun) dia mendapat uang sewa tanpa dia mengeluarkan tenaga lagi. Inilah contoh penghasilan pasif. Pada dasarnya semua pendapatan yang diperoleh tanpa kerja langsung dapat disebut pendapatan pasif, seperti misalnya bunga deposito, penghasilan multi-level-marketing dari aktivitas downline, uang pensiun, deviden saham, royalti lagu, pendapatan franchise, dan sebagainya.</p>
<p>Dengan demikian bila seseorang mempunyai Penghasilan Pasif setara dengan Pengeluaran, maka secara definitif dia tidak perlu lagi bekerja. Setiap bulan dia dapat mencukupi kebutuhannya tanpa bekerja. Inilah yang disebut kaya, layaknya raja-raja jaman dahulu yang tidak perlu bekerja mencari uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.</p>
<p>Mari kita ilustrasikan konsep tersebut dengan contoh Toni dan Joni. Toni berpenghasilan 1 milyar sebulan, sedangkan Joni hanya 5 juta sebulan. Siapa lebih kaya? Kita lihat dulu pengeluarannya. Pengeluaran Toni ternyata 1 milyar 50 ribu rupiah tiap bulan. Ini berarti Toni tekor (minus) 50 ribu setiap bulan. Jelas dia sebenarnya bangkrut. Sebaliknya Joni hanya perlu pengeluaran 4,5 juta sebulan, karena gaya hidup yang sederhana. maka setiap bulan dia masih bisa menabung 500 ribu. Joni lebih kaya dibanding Toni?</p>
<p>Joni sesungguhnya belum kaya. Joni baru ‘berpotensi’ kaya. Mengapa? Mari kita bandingkan Joni dengan Roni. Penghasilan Joni sebagai karyawan perusahaan besar adalah 5 juta sebulan, sedangkan penghasilan Roni yang didapat dari kontrakan kamar untuk para buruh hanyalah 2 juta sebulan. Roni pengangguran, dan kamar-kamar kontrakan itu merupakan warisan dari orang tuanya. Pengeluaran Roni hanya 2 juta sebulan. Siapa lebih kaya?</p>
<p>Jawab: Roni. Mengapa? Karena penghasilan Roni adalah penghasilan pasif (tanpa kerja langsung) sedangkan penghasilan Joni adalah aktif (dengan kerja langsung). Jadi Toni dan Joni berpenghasilan aktif, sedangkan Roni berpenghasilan pasif. Di antara mereka bertiga Roni si pengangguranlah yang paling kaya. Mari kita analisis dengan rumus Rasio Kekayaan (Wealth ratio / WR)</p>
<p>Toni</p>
<p>Penghasilan 		: 1.000.000.000</p>
<p>Pengeluaran 		: 1.000.050.000</p>
<p>Saldo 			: &#8211; 50.000</p>
<p>Potensi makin kaya 	: negatif karena tekor setiap bulan</p>
<p>Penghasilan pasif 	: 0</p>
<p>WR Toni = 0/1.000.050.000 = 0</p>
<p>Joni</p>
<p>Penghasilan 		: 5.000.000</p>
<p>Pengeluaran 		: 4.500.000</p>
<p>Saldo 			: + 500.000</p>
<p>Potensi makin kaya 	: Positif karena bisa nabung setiap Bulan</p>
<p>Penghasilan pasif 	: 0</p>
<p>WR Joni = 0/4.500.000 = 0</p>
<p>Roni</p>
<p>Penghasilan 		: 2.000.000</p>
<p>Pengeluaran 		: 2.000.000</p>
<p>Saldo 			: 0</p>
<p>Potensi makin kaya 	: nol karena tidak ada saldo</p>
<p>Penghasilan pasif 	: 2.000.000</p>
<p>WR Roni = 2.000.000/2.000.000 = 1</p>
<p>Dapat kita lihat bahwa nilai penghasilan yang besar tidak akan menolong seseorang selama pengeluarannya tidak terkendali. Ketika seseorang mampu menabung maka dia berpotensi menjadi kaya. Namun semua itu belum menjadi penting hingga tabungan tersebut berhasil diubah menjadi penghasilan pasif (passive income).</p>
<p>Dengan demikian Roni sudah kaya, namun potensi lebih kaya tidak ada karena tidak punya saldo. Walau begitu penghasilan pasif tidak harus menggunakan modal tabungan, ada yang bisa diciptakan sendiri misalnya membuat lagu dan mendapat royalti. Kondisi Roni dapat berubah ketika pengeluaran bulanan dia meningkat (karena menikah, punya anak, sakit, dsb). Bila pengeluaran menjadi lebih tinggi dari penghasilan pasif maka otomatis Roni berubah status dari kaya (WR &gt;= 1) menjadi miskin (WR &lt; 1).</p>
<p>Joni saat ini belum kaya (WR = 0), namun bila Joni mampu mengubah modal tabungannya menjadi penghasilan pasif, maka dia bisa menjadi kaya. Apabila tabungan yang Joni kumpulkan ternyata gagal diubah ke penghasilan pasif (misalnya kemudian habis hanya untuk membeli barang konsumsi), maka Joni kembali tidak berpeluang kaya.</p>
<p>Jadi ukuran kaya adalah WR seseorang. Kekayaan seseorang terus berubah (naik-turun) bergantung kedisiplinan dia dalam mengusahakan Penghasilan pasif dan mengelola Pengeluaran. Ukuran WR ini sangat penting dalam proses menuju kaya, karena dengan terus memantau ukuran ini kita punya panduan yang jelas untuk bertindak. Saya sendiri mendapat banyak manfaat dengan panduan WR ini. Suatu saat WR saya mencapai 0,4 lalu di saat lain karena kesalahan investasi (baca: pembelajaran, he..he..) kembali turun menjadi 0,15 (ngomong-ngomong, bagaimana WR Anda, masih nol ?). Jelas saya belum kaya, tapi saya yakin -selalu optimis- bahwa menjadi kaya itu sangat realistis dan dapat dilakukan oleh semua orang, tak peduli terlahir kaya atau miskin. Sejarah sudah membuktikan hal itu.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=41&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-2-wealth-ratio-bigger-than-one/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/WealthRatio.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CARA KAYA 1: Kuda dan Penunggang</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-1-kuda-dan-penunggang/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-1-kuda-dan-penunggang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 11:31:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Enterpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Entreupreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Self Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[
Cara menjadi kaya yang pertama adalah menerima kebenaran. Terkadang kebenaran sungguh menyakitkan. Terima saja. Bukan kebenaran yang perlu kita ubah (apalagi dihindari), namun kita yang harus bersikap cerdik dan mengambil tanggung jawab.
Setelah mencermati buku Rich Dad Poor Dad dari Robert T. Kiyosaki yang terkenal itu, ada satu bagian filososfis yang menarik untuk diingat. Saya membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=40&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/dsc_0854.jpg" alt="" /></p>
<p>Cara menjadi kaya yang pertama adalah menerima kebenaran. Terkadang kebenaran sungguh menyakitkan. Terima saja. Bukan kebenaran yang perlu kita ubah (apalagi dihindari), namun kita yang harus bersikap cerdik dan mengambil tanggung jawab.</p>
<p>Setelah mencermati buku Rich Dad Poor Dad dari Robert T. Kiyosaki yang terkenal itu, ada satu bagian filososfis yang menarik untuk diingat. Saya membuat gambar kartun tentang hal ini dan memasangnya di dinding ruang kerja agar selalu ingat. Kartun itu bergambar orang naik kuda (tepatnya naik seekor keledai), orang tersebut membawa tongkat yang di ujungnya ditalikan sebuah wortel, lalu diayun-ayunkan di depan kuda. Dengan demikian kuda akan berjalan maju berusaha meraih wortel, dan penunggang dapat mengarahkannya kemana dia ingin pergi.</p>
<p>Apa beda kuda dengan penunggang? Setelah waktu terus berjalan, penunggang akan sampai di tempat tujuan, sedangkan kuda hanya akan mendapat…wortel. Ini gambaran yang sangat sarkastis, tapi begitulah kebenaran memang sering menyakitkan. Terima saja.</p>
<p>Apa maksud gambar tersebut. Bila Anda seorang karyawan, maka setelah Anda bekerja sangat keras, di akhir bulan pemilik perusahaan akan mendapati sistem usahanya menjadi semakin bagus, dan mungkin laba makin naik. Karyawan hanya mendapat gaji. Setelah 20 tahun berjalan, pemilik (penunggang) akan mendapatkan perusahaan (sistem bisnis) dan kemudian pensiun dengan tenang, sementara karyawan (kuda) akan mendapat wortel sedikit lebih banyak (naik gaji), yang mungkin sudah dia habiskan di sepanjang jalan. Pemilik mendapatkan akumulasi dari usahanya (sampai di tempat tujuan), karyawan tidak mendapatkan akumulasi dari usahanya (hanya dapat wortel).</p>
<p>Pedih? Ya. Terima saja. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapi dan bertanggung jawab untuk diri kita sendiri. Jangan salahkan penunggang Anda, karena dia sebenarnya juga adalah ‘kuda’ dari sistem yang lebih besar lagi! Kita semua ini adalah “kuda di atas kuda, penunggang di bawah penunggang”. Artinya secara bertingkat kita adalah kuda dari sistem yang lebih besar sekaligus penunggang dari sistem yang lebih kecil. Jadi kalau mau menyalahkan, salahkan diri sendiri kalau masih terus menerima menjadi kuda.</p>
<p>Tunggu sebentar, penunggang dan kuda belum tentu berwujud manusia. Penunggang pada tingkat makro salah satunya adalah ‘negara’. Negara menunggangi rakyatnya dengan mengambil pajak. Namun negara pun hanyalah kuda bagi para penunggang sesungguhnya yaitu para elite. Sebaliknya pada tingkat mikro ada kuda berbentuk mesin-mesin, rumah sewa, lahan kebun, air sumber listrik, dan sumber daya alam. Di setiap tingkatan ada penunggang dan kuda.</p>
<p>Mari bersedih, terima kebenaran bahwa kita ini kuda, lalu mari kita ambil tanggung jawab. Jadi, setelah kita sadar bahwa kita ini hanyalah kuda yang diperkuda, maka yang sebaiknya dilakukan adalah: mengambil wortel, memakannya hanya sebagian, lalu menggunakan sisanya untuk mengendalikan kuda lain. Artinya, di saat lain, si kuda berubah menjadi penunggang!</p>
<p>Ini berarti setelah Anda lelah bekerja sebulan penuh, sudah saatnya memikirkan kemana sebagian uang (wortel) gaji Anda akan diinvestasikan. Anda bisa gunakan uang itu untuk mempekerjakan orang lain, atau mempekerjakan mesin yang mengantar Anda menuju tujuan. Mereka yang hanya memakan habis gajinya ibarat kuda yang memakan habis jatah wortelnya. Bila terus demikian maka dia akan menjadi kuda seumur hidupnya! Inilah pola konsumtif yang dilakukan sebagian besar orang. Gajinya hanya habis untuk kebutuhan hidup dan bersenang-senang. Di usia senja, baru dia sadar bahwa dia tidak memiliki apapun. Sangat tragis.</p>
<p>Miskin saat muda hanyalah ketidaknyamanan.<br />
Miskin saat tua adalah tragedi.<br />
Coba sekarang Anda renungkan, apakah Anda masih sekedar kuda, atau sudah mulai menjadi penunggang? Atau lebih tragis lagi -celetuk Intan, rekan saya- hanya menjadi wortelnya?</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=40&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/cara-kaya-1-kuda-dan-penunggang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/dsc_0854.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menzikirkan Hati</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 10:48:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keimanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : M Arifin Ilham
Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu
dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia
tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara
kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya
dengan sifat dan sikap ikhlas.
Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu
memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk
melakukan semua yang dilarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=39&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Oleh : M Arifin Ilham</em></p>
<p>Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu<br />
dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia<br />
tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara<br />
kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya<br />
dengan sifat dan sikap ikhlas.</p>
<p>Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu<br />
memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk<br />
melakukan semua yang dilarang Allah. &#8220;Sesungguhnya manusia itu<br />
sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan<br />
sesungguhnya mereka menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan<br />
sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.<br />
Maka, apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa<br />
yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam<br />
dada.&#8221; (QS al-&#8217;Aadiyaat: 6-10). Dalam kondisi batin manusia<br />
seperti ini penting kiranya diobati dengan senantiasa<br />
beristigfar, berzikir kepada Allah.</p>
<p>Kedua, cinta dunia dan takut mati. Ujian bagi kaum Muslimin<br />
mengenai hal ini tergambar dalam surat Ali-Imran: 142. Pada<br />
waktu itu pasukan pemanah yang telah ditempatkan Nabi di atas<br />
bukit tergoda hatinya oleh harta dunia yang berserakan di<br />
bawah sehingga mereka meninggalkan tugas dari Nabi. Mereka<br />
akhirnya luluh-lantah. Saat ini fragmen serupa tapi tak sama<br />
senantiasa berulang dan terjadi menerpa manusia. Sebetulnya<br />
dengan terus-menerus melakukan zikir, maka manusia akan sampai<br />
pada pola hidup zuhud; suatu sikap yang menganggap bahwa dunia<br />
harus dikuasai bukan dunia yang menguasai manusia. Seorang<br />
yang zuhud tak lagi berambisi terhadap dunia, tidak cinta<br />
dunia, dan tak takut mati.</p>
<p>Ketiga, setan. Manusia yang dikuasai setan pandai sekali<br />
menghiasi perbuatan buruk dengan menjadi (seolah-olah) baik.<br />
Ia hipokrit tulen. Tabiat setan ini bisa diredam dengan<br />
mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p>Keempat, tabiat buruk. Ini merupakan suatu perbuatan yang<br />
memang sudah menjadi tabiat (kebiasaan) dan telah mentradisi<br />
dalam individu maupun masyarakat. Untuk meruntuhkan tabiat<br />
buruk tersebut, lagi-lagi dibutuhkan zikir yang banyak kepada<br />
Allah. Kelak zikir akan menukar tabiat buruk menjadi tabiat baik.</p>
<p>Kelima, dosa. Manusia diperintahkan untuk beristighfar,<br />
memohon ampun kepada Allah (QS Nuh: 10-12). Dosa kita selama<br />
ini telah menghalangi turunnya musim yang teratur, rezeki yang<br />
merata, anak-anak yang saleh, dan kesejukan dan keharmonisan<br />
hidup antarsesama. Ampunan dan pertolongan Allah pasti akan<br />
datang jika kita memintanya (QS Al-Baqarah: 186). Karena itu,<br />
marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah ihwal<br />
perbuatan khilaf dan dosa yang selama ini kita lakukan.<br />
Mudah-mudahan Allah menyelamatkan negeri ini dari keterpurukan<br />
berkepanjangan dan kenistaan tak bertepi. Pun Allah buka mata<br />
hati kita hingga mampu menangkap realitas absolut dan<br />
gerak-Nya. Amin</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=39&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahan Kimia Berbahaya</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/bahan-kimia-berbahaya/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/bahan-kimia-berbahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 08:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Perlu Diketahui&#8230;. Bahaya Mengintai tanpa Disadari Oleh Kita&#8230;
1. BOTOL PLASTIK
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol  plastik  dan  menaruhnya di mobil atau ikantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai dibotol2 ini, mengandung zat-zat Karsinogen (atau DEHA).
Botol ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=37&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Perlu Diketahui&#8230;. Bahaya Mengintai tanpa Disadari Oleh Kita&#8230;</p>
<p><strong>1. BOTOL PLASTIK</strong><br />
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol  plastik  dan  menaruhnya di mobil atau ikantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai dibotol2 ini, mengandung zat-zat Karsinogen (atau DEHA).</p>
<p>Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh di tempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat  Karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum.</p>
<p>Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang-ulang, jangan memakai botol plastik.</p>
<p><strong>2. PENGGEMAR SATE</strong><br />
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate.</p>
<p>Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab  kanker) tetapi timun ternyata  punya  anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.</p>
<p><strong>3. UDANG DAN VITAMIN C</strong><br />
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena  ini  akan menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat keracunan yang fatal dalam hitungan jam.</p>
<p><strong>4. MIE INSTAN</strong><br />
Para penggemar Mi Instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah anda mengkonsumsi Mi Instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi. Dari Informasi kedokteran, ternyata tedapat lilin yang melapisi mi instan.Itu sebabnya mengapa Mi Instan tidak lengket satu sama lainnya  ketika dimasak. Konsumsi Mie Instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkit kanker.</p>
<p>Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir sehingga  tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi Mi Instan setiap hari. Akhirnya dia  menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam Mi Instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut. Ada seorang pramugari SIA (Singapore Air) yang setelah berhenti  dan kemudian menjadi seorang Ibu rumah tangga, tidak mmasak tetapi hampi selalu mengkonsumsi Mie Istan setiap kali dia makan. Kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal karenanya.</p>
<p>Jika kita perhatikan Mi China yang berwarna kuning yang biasa ditemukan di pasar, dari hasil pengamatan, mi yang belum dimasak tersebut akan terlihat seperti berminyak. Lapisan  minyak ini akan menghindari lengketnya mi tersebut satu dengan  lainnya. Mi Wonton yang masih mentah biasanya ditaburkan tepung agar terhindar dari lengket.</p>
<p>Ketika tukang masak akan memasak mi, dia memasaknya pertama-tama dalam air  panas, kemudian dibilas/ditiriskan dengan air  dingin  sebelum dimasak dengan air panas lagi. Memasak dan meniriskan dengan cara ini akan dapat menghindari lengketnya mi tersebut satu sama lainnya. Tukang masak memberikan minyak dan saos pada mi tersebut agar tidak menjadi lengket ketika akan dikonsumsi secara kering (tanpa kuah). Aturan masak dalam membuat Spaghetti (Mi Italy), akan dibutuhkan minyak dan mentega yang ditambahkan terlebih dahulu pada air rebusan Spaghetti untuk menghindari lengketnya pasta tersebut.</p>
<p><strong>5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN</strong><br />
Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari  kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai &#8220;pelindung&#8221; makanan. Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung  jenis bahan kemasan. Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan.</p>
<p>Kemasan pada makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi dan informasi. Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada  makanan, yaitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.</p>
<p>Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu anda waspadai:<br />
<strong>a. Kertas.</strong><br />
Beberapa  kertas  kemasan  dan  non-kemasan (kertas Koran dan majalah) yang sering  digunakan  untuk  membungkus  makanan, terdeteksi mengandung Timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain seperti ginjal, hati, otak, saraf dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu Pallor (pucat), Pain (sakit) &amp; Paralysis (kelumpuhan). Keracunan yang terjadi  pun bisa bersifat kronis dan akut.</p>
<p>Untuk terhindar dari makanan yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak  makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe goreng yang dibungkus dengan koran karena pengetahuan yang kurang dari si penjual. Padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah berpindahnya timbal makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.</p>
<p><strong>b. Styrofoam</strong><br />
Bahan  pengemas Styrofoam atau Polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari Kopolimer Styren ini  menjadi  pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain  itu,  bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta  ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan Endocrine Disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat   adanya gangguan pada sistem Endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia Karsinogen dalam makanan.</p>
<p style="text-align:center;"><em>Disunting dari beberapa sumber.</em><br />
JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN YG SELALU MENGINGATKAN AKAN KEBAIKAN.<br />
KIRIMKAN TULISAN INI KEPADA SEBANYAK MUNGKIN KEPADA SAHABAT ANDA.</p>
<p style="text-align:center;">============================================================<br />
<em> learning from anything, at any time try to do best we can do</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=37&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/bahan-kimia-berbahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>