<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AkudanKalian-My Life &#187; Keimanan</title>
	<atom:link href="http://akudankalian.wordpress.com/tag/keimanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2009 19:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akudankalian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10a96fcecd3ca21a75642fafcaa3a685?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AkudanKalian-My Life &#187; Keimanan</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akudankalian.wordpress.com/osd.xml" title="AkudanKalian-My Life" />
		<item>
		<title>Menzikirkan Mata Hati</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 17:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keimanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : M Arifin Ilham 
Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya dengan sifat dan sikap ikhlas.
Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=38&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Oleh : M Arifin Ilham </em></p>
<p>Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya dengan sifat dan sikap ikhlas.</p>
<p><strong>Pertama</strong>, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk melakukan semua yang dilarang Allah. &#8220;Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya mereka menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. Maka, apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada.&#8221; (QS al-&#8217;Aadiyaat: 6-10). Dalam kondisi batin manusia seperti ini penting kiranya diobati dengan senantiasa<br />
beristigfar, berzikir kepada Allah.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, cinta dunia dan takut mati. Ujian bagi kaum Muslimin mengenai hal ini tergambar dalam surat Ali-Imran: 142. Pada waktu itu pasukan pemanah yang telah ditempatkan Nabi di atas bukit tergoda hatinya oleh harta dunia yang berserakan di bawah sehingga mereka meninggalkan tugas dari Nabi. Mereka akhirnya luluh-lantah. Saat ini fragmen serupa tapi tak sama senantiasa berulang dan terjadi menerpa manusia. Sebetulnya dengan terus-menerus melakukan zikir, maka manusia akan sampai pada pola hidup zuhud; suatu sikap yang menganggap bahwa dunia harus dikuasai bukan dunia yang menguasai manusia. Seorang<br />
yang zuhud tak lagi berambisi terhadap dunia, tidak cinta dunia, dan tak takut mati.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, setan. Manusia yang dikuasai setan pandai sekali menghiasi perbuatan buruk dengan menjadi (seolah-olah) baik. Ia hipokrit tulen. Tabiat setan ini bisa diredam dengan mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p><strong>Keempat, </strong>tabiat buruk. Ini merupakan suatu perbuatan yang memang sudah menjadi tabiat (kebiasaan) dan telah mentradisi dalam individu maupun masyarakat. Untuk meruntuhkan tabiat buruk tersebut, lagi-lagi dibutuhkan zikir yang banyak kepada Allah. Kelak zikir akan menukar tabiat buruk menjadi tabiat baik.</p>
<p><strong>Kelima,</strong> dosa. Manusia diperintahkan untuk beristighfar, memohon ampun kepada Allah (QS Nuh: 10-12). Dosa kita selama ini telah menghalangi turunnya musim yang teratur, rezeki yang merata, anak-anak yang saleh, dan kesejukan dan keharmonisan hidup antarsesama. Ampunan dan pertolongan Allah pasti akan<br />
datang jika kita memintanya (QS Al-Baqarah: 186). Karena itu, marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah ihwal perbuatan khilaf dan dosa yang selama ini kita lakukan. Mudah-mudahan Allah menyelamatkan negeri ini dari keterpurukan berkepanjangan dan kenistaan tak bertepi. Pun Allah buka mata<br />
hati kita hingga mampu menangkap realitas absolut dan gerak-Nya. Amin</p>
<p><em> sumber: Unknown</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=38&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/08/01/menzikirkan-mata-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menzikirkan Hati</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 10:48:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Keimanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : M Arifin Ilham
Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu
dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia
tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara
kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya
dengan sifat dan sikap ikhlas.
Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu
memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk
melakukan semua yang dilarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=39&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Oleh : M Arifin Ilham</em></p>
<p>Ada lima yang menutupi mata hati manusia. Kelima hal itu<br />
dilakukan manusia dalam kesadaran penuh, hanya saja manusia<br />
tidak mampu menghindar darinya bahkan melakukannya secara<br />
kolektif. Kecuali, bagi manusia yang telah mendidik jiwanya<br />
dengan sifat dan sikap ikhlas.</p>
<p>Pertama, manusia menjadi tertutup mata hatinya lantaran selalu<br />
memperturutkan hawa nafsu. Hawa nafsu telah mendorong untuk<br />
melakukan semua yang dilarang Allah. &#8220;Sesungguhnya manusia itu<br />
sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan<br />
sesungguhnya mereka menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan<br />
sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.<br />
Maka, apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa<br />
yang ada di dalam kubur, dan dilahirkan apa yang ada di dalam<br />
dada.&#8221; (QS al-&#8217;Aadiyaat: 6-10). Dalam kondisi batin manusia<br />
seperti ini penting kiranya diobati dengan senantiasa<br />
beristigfar, berzikir kepada Allah.</p>
<p>Kedua, cinta dunia dan takut mati. Ujian bagi kaum Muslimin<br />
mengenai hal ini tergambar dalam surat Ali-Imran: 142. Pada<br />
waktu itu pasukan pemanah yang telah ditempatkan Nabi di atas<br />
bukit tergoda hatinya oleh harta dunia yang berserakan di<br />
bawah sehingga mereka meninggalkan tugas dari Nabi. Mereka<br />
akhirnya luluh-lantah. Saat ini fragmen serupa tapi tak sama<br />
senantiasa berulang dan terjadi menerpa manusia. Sebetulnya<br />
dengan terus-menerus melakukan zikir, maka manusia akan sampai<br />
pada pola hidup zuhud; suatu sikap yang menganggap bahwa dunia<br />
harus dikuasai bukan dunia yang menguasai manusia. Seorang<br />
yang zuhud tak lagi berambisi terhadap dunia, tidak cinta<br />
dunia, dan tak takut mati.</p>
<p>Ketiga, setan. Manusia yang dikuasai setan pandai sekali<br />
menghiasi perbuatan buruk dengan menjadi (seolah-olah) baik.<br />
Ia hipokrit tulen. Tabiat setan ini bisa diredam dengan<br />
mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p>Keempat, tabiat buruk. Ini merupakan suatu perbuatan yang<br />
memang sudah menjadi tabiat (kebiasaan) dan telah mentradisi<br />
dalam individu maupun masyarakat. Untuk meruntuhkan tabiat<br />
buruk tersebut, lagi-lagi dibutuhkan zikir yang banyak kepada<br />
Allah. Kelak zikir akan menukar tabiat buruk menjadi tabiat baik.</p>
<p>Kelima, dosa. Manusia diperintahkan untuk beristighfar,<br />
memohon ampun kepada Allah (QS Nuh: 10-12). Dosa kita selama<br />
ini telah menghalangi turunnya musim yang teratur, rezeki yang<br />
merata, anak-anak yang saleh, dan kesejukan dan keharmonisan<br />
hidup antarsesama. Ampunan dan pertolongan Allah pasti akan<br />
datang jika kita memintanya (QS Al-Baqarah: 186). Karena itu,<br />
marilah kita bersama-sama memohon ampun kepada Allah ihwal<br />
perbuatan khilaf dan dosa yang selama ini kita lakukan.<br />
Mudah-mudahan Allah menyelamatkan negeri ini dari keterpurukan<br />
berkepanjangan dan kenistaan tak bertepi. Pun Allah buka mata<br />
hati kita hingga mampu menangkap realitas absolut dan<br />
gerak-Nya. Amin</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=39&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/29/menzikirkan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>100 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/01/100-langkah-menuju-kesempurnaan-iman/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/01/100-langkah-menuju-kesempurnaan-iman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 12:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Keimanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesempurnaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya ada banyak cara untuk memiliki iman yang sempurna, siapa tahu salah satunya slalu kita jalankan, untuk sedikit demi sedikit meningkatkan iman kita semakin sempurna. Amin

Bersyukur apabila mendapat nikmat;
Sabar apabila mendapat kesulitan;
Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
Jangan membiarkan  hati larut dalam kesedihan;
Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
Jangan usil dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=22&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebenarnya ada banyak cara untuk memiliki iman yang sempurna, siapa tahu salah satunya slalu kita jalankan, untuk sedikit demi sedikit meningkatkan iman kita semakin sempurna. Amin</p>
<ol>
<li>Bersyukur apabila mendapat nikmat;</li>
<li>Sabar apabila mendapat kesulitan;</li>
<li>Tawakal apabila mempunyai rencana/program;</li>
<li>Ikhlas dalam segala amal perbuatan;</li>
<li>Jangan membiarkan  hati larut dalam kesedihan;</li>
<li>Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;</li>
<li>Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;</li>
<li>Jangan usil dengan kekayaan orang;</li>
<li>Jangan hasud dan iri atas kesuksesan orang;</li>
<li>Jangan sombong kalau memperoleh kesuksesan;</li>
<li>Jangan tamak kepada harta;</li>
<li>Jangan terlalu ambisius akan sesuatu kedudukan;</li>
<li>Jangan hancur karena kezaliman;</li>
<li>Jangan goyah karena fitnah;</li>
<li>Jangan bekeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri;</li>
<li>Jangan campuri harta dengan harta yang haram;</li>
<li>Jangan sakiti ayah dan ibu;</li>
<li>jangan usir orang yang meminta-minta;</li>
<li>Jangan sakiti anak yatim;</li>
<li>Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;</li>
<li>Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;</li>
<li>Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);</li>
<li>Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;</li>
<li>Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah dan di masjid;</li>
<li>Biasakan shalat malam;</li>
<li>Perbanyak dzikir dan do&#8217;a kepada Allah;</li>
<li>Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;</li>
<li>Sayangi dan santuni fakir miskin;</li>
<li>Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;</li>
<li>Jangan marah berlebih-lebihan;</li>
<li>Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;</li>
<li>Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;</li>
<li>Berlatihlah konsentrasi pikiran;</li>
<li>Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;</li>
<li>Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syetan;</li>
<li>Jangan percaya ramalan manusia;</li>
<li>Jangan terlampau takut miskin;</li>
<li>Hormatilah setiap orang;</li>
<li>Jangan terlampau takut kepada manusia;</li>
<li>Jangan sombong, takabur dan besar kepala;</li>
<li>Bersihkan harta dari hak-hak orang lain;</li>
<li>Berlakulah adil dalam segala urusan;</li>
<li>Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;</li>
<li>Bersihkan rumah dari patung-patung berhala;</li>
<li>Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;</li>
<li>Perbanyak silaturahmi;</li>
<li>Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;</li>
<li>Bicaralah secukupnya;</li>
<li>Beristri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;</li>
<li>Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;</li>
<li>Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;</li>
<li>Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;</li>
<li>Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;</li>
<li>Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;</li>
<li>Hormatilah kepada guru dan ulama;</li>
<li>Sering-sering bershalawat kepada nabi;</li>
<li>Cintai keluarga Nabi saw;</li>
<li>Jangan terlalu banyak hutang;</li>
<li>Jangan terlampau mudah berjanji;</li>
<li>Selalu ingat akan saat kematian dan sadar bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;</li>
<li>Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna;</li>
<li>Bergaullah dengan orang-orang shaleh;</li>
<li>Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;</li>
<li>Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;</li>
<li>Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;</li>
<li>Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;</li>
<li>Jangan membenci seseorang karena paham dan pendirian;</li>
<li>Jangan benci kepada orang yang membenci kita;</li>
<li>Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuai pilihan;</li>
<li>Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan;</li>
<li>Jangan melukai hati orang lain;</li>
<li>Jangan membiasakan berkata dusta;</li>
<li>Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;</li>
<li>Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;</li>
<li>Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;</li>
<li>Hormati orang lain yang lebih tua dari kita;</li>
<li>Jangan membuka aib orang lain;</li>
<li>Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;</li>
<li>Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;</li>
<li>Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;</li>
<li>Jangan minder karena miskin dan jangan sombong karena kaya;</li>
<li>Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama dan umat manusia;</li>
<li>Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;</li>
<li>jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;</li>
<li>Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;</li>
<li>Hargai prestasi dan pemberian orang;</li>
<li>Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;</li>
<li>Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan;</li>
<li>Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita;</li>
<li>Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisik atau mental kita menjadi terganggu;</li>
<li>Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;</li>
<li>Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;</li>
<li>Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu, dan  jangan  berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;</li>
<li>Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita, sebelum dicek kebenarannya;</li>
<li>Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;</li>
<li>Sambutlah uluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;</li>
<li>Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang di luar kemampuan diri;</li>
<li>Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tantangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;</li>
<li>Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan;</li>
<li>Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang;</li>
</ol>
<p>Nah dari ke seratus hal di atas, mana yg selalu kita kerjakan.. semakin banyak keburukan yang kita jauhi akan mendorong kita semakin baik dan menuju kesempurnaan iman. Ameen.</p>
<p>Tetap Berjuang, yach!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=22&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/01/100-langkah-menuju-kesempurnaan-iman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>