<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AkudanKalian-My Life &#187; Nikah</title>
	<atom:link href="http://akudankalian.wordpress.com/tag/nikah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2009 19:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akudankalian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10a96fcecd3ca21a75642fafcaa3a685?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AkudanKalian-My Life &#187; Nikah</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akudankalian.wordpress.com/osd.xml" title="AkudanKalian-My Life" />
		<item>
		<title>&#8220;Jika Kau Jadi Istriku&#8221;</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 11:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[
Karya: Abu Aufa
 
Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,&#8221; atau &#8220;Jika kau 
menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku&#8221; dan &#8220;bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;&#8221; Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=19&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&amp;gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &amp;lt;![endif]--><img src="http://buku-islam.com/images/products_thumbs/912_1.jpg" alt="" width="75" height="106" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"><strong>Karya:</strong> <em>Abu Aufa</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,&#8221; atau &#8220;Jika kau </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku&#8221; dan &#8220;bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;&#8221; Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala, &#8220;Aih&#8230;aih&#8230;, abang bisa aja.&#8221; Onde mande, rancak bana !!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui &#8216;ancaman&#8217; hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi,  &#8220;Jangan macem-macem lu, gue punya nih!&#8221; Amboi&#8230; belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT. Bukan lelaki yang janji-janji mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">alasan yang di buat-buat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? Namun realita yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Nah&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying&#8230; pusying&#8230; gimana caranya ya? Ih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses ta&#8217;aruf. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta&#8217;aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ta&#8217;aruf sering diartikan &#8216;perkenalan&#8217;, kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta&#8217;aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta&#8217;aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta&#8217;aruf? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">1. Keadaan Keluarga </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll.  Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang &#8220;Abi, boljug tuh kaya&#8217; ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!&#8221; </span><span style="font-size:11pt;">Lho? </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">2. Harapan dan Prinsip Hidup </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan (pemimpin/dituakan) dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah kemahirannya dalam memegang kemudi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah&#8221; atau &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah.&#8221; Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu&#8217; diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia gak nepatin janji, tinggal didoakan, &#8220;Ya Allah&#8230; suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya&#8230;,&#8221; hush&#8230;! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yang kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, karena toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Suami yang emang hobinya berantakin rumah (karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat ta&#8217;aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">4. Ketakwaan Calon Pasangan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Apa yang terpenting pada saat ta&#8217;aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai &#8216;KETAKutan WAlimahAN&#8217; </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah&#8230; yang begini ini nih, ”calon suami kesayangan Allah dan mertua.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Inget lho, ta&#8217;aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya khitbah. Nah kadang jadi &#8216;penyakit&#8217; nih, karena alasan &#8220;Kan masih mau ta&#8217;aruf dulu&#8230;&#8221; lalu ta&#8217;rufnya buanyak buanget, sana-sini dita&#8217;arufin. Abis itu jadi bingung sendiri, &#8220;Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Wah&#8230;, kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.? Nah lho&#8230;!!! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata-kata bijak, &#8216;jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?&#8217; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ya akhi wa ukhti fillah, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Semoga antum segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya, aamiin allahumma aamiin. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;">Barakallahulaka barakallahu&#8217;alaika wajama&#8217;a bainakuma fii khairin. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;">Wallahu a&#8217;lam bishowab</span></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=19&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buku-islam.com/images/products_thumbs/912_1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kebelet Nikah&#8230;read me first!!</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 14:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Subject:yang udah kebelet&#8230;, baca ini dulu deh&#8230;!!!
Message:Nikah itu ibadah&#8230;

Nikah itu suci&#8230; ingat itu&#8230;
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena
kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun
kecantikan sebagai alasan&#8230;
karena semua itu akan menyebabkan celaka.
Jadikan agama sebagai alasan&#8230; Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta&#8230;.
Namun&#8230; jika cinta engkau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=7&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Subject:yang udah kebelet&#8230;, baca ini dulu deh&#8230;!!!<br />
Message:Nikah itu ibadah&#8230;</p>
<p><img style="vertical-align:text-top;" src="http://ruangfilm.com/__files/images/get_married_poster.preview.jpg" alt="Get Married" width="365" height="520" /></p>
<p>Nikah itu suci&#8230; ingat itu&#8230;<br />
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena<br />
kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.<br />
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun<br />
kecantikan sebagai alasan&#8230;<br />
karena semua itu akan menyebabkan celaka.<br />
Jadikan agama sebagai alasan&#8230; Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.</p>
<p>Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta&#8230;.<br />
Namun&#8230; jika cinta engkau jadikan sbg landasan,<br />
maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur.<br />
Jadikanlah &#8220;ALLAH&#8221; sebagai landasan&#8230;<br />
Niscaya engkau akan selamat, Tidak saja dunia,<br />
tapi juga akherat&#8230;<br />
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan&#8230;<br />
Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai.</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;..<br />
disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan&#8230;<br />
Jika ini kau lakukan &#8220;istanamu&#8221; tidak akan langgeng..</p>
<p>Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw..tidak marah ketika harus tidur di depan pintu,<br />
beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tdk mendengar kedatangannya.<br />
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar..<br />
Menjahit bajunya yang robek&#8230;</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;<br />
Disayang, dimanja dan dilayani suami..Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu&#8230;<br />
Jika itu engkau lakukan, &#8220;istanamu&#8221; akan menjadi neraka bagimu</p>
<p>Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu&#8230;<br />
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu&#8230;<br />
Jika itu engkau lakukan akan celaka.<br />
Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,<br />
tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah&#8230;</p>
<p>Lihatlah bagaimana Allah menegur &#8221; Nabi &#8220;-mu<br />
tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan<br />
hanya karena menuruti kemauan sang istri.<br />
Tegaslah terhadap istrimu&#8230;</p>
<p>Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah&#8230;<br />
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya&#8230;.<br />
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth&#8230;<br />
Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang&#8230;<br />
Istrimu bisa menjadi musuhmu&#8230;.</p>
<p>Didiklah istrimu&#8230;<br />
Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.<br />
Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;&#8230;<br />
Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang<br />
suami Muhammad saw menerima tugas risalah&#8230;</p>
<p>Istrimu adalah tanggung jawabmu&#8230;.<br />
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah&#8230;..<br />
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah&#8230;<br />
Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam&#8230;.<br />
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu&#8230;</p>
<p>Jika engkau menjadi istri&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah&#8230;<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami&#8230;..<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;.<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah,<br />
yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.</p>
<p>Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu&#8230;.<br />
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu&#8230;.<br />
Jika itu kau lakukan&#8230;.. Kecintaannya terhadapmu<br />
akan memaksanya menjadi pendurhaka&#8230; jangan&#8230;.</p>
<p>Jika engkau menjadi Bapak&#8230;.<br />
Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim<br />
Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim<br />
Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw</p>
<p>Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah&#8230;<br />
Ajaklah mereka taat kepada Allah&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat&#8230;<br />
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan&#8217;an yang durhaka.</p>
<p>Mohonlah kepada Allah&#8230;<br />
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi<br />
anak yang shalih&#8230;<br />
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.</p>
<p>Jika engkau menjadi ibu&#8230;<br />
Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh&#8230;.<br />
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu.<br />
Jadikanlah mereka mujahid&#8230;.<br />
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah&#8230;<br />
Jangan biarkan mereka bermanja-manja</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=7&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ruangfilm.com/__files/images/get_married_poster.preview.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Get Married</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>