<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AkudanKalian-My Life &#187; Religi</title>
	<atom:link href="http://akudankalian.wordpress.com/tag/religi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2009 19:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akudankalian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10a96fcecd3ca21a75642fafcaa3a685?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>AkudanKalian-My Life &#187; Religi</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akudankalian.wordpress.com/osd.xml" title="AkudanKalian-My Life" />
		<item>
		<title>Jauhilah &#8220;Ghibah&#8221;</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/10/jauhilah-ghibah/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/10/jauhilah-ghibah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 11:59:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Ghibah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[
Sering dalam kehidupan sehari-hari, manakala kita tengah berkumpul dengan teman, tanpa kita sadari kita telah berbuat &#8220;ghibah&#8221; (menggunjing). Bahkan sering kita merasa kurang sempurna, jika dalam topik pembicaraan kita tidak ada agenda menggunjingkan kejelekan ataupun kekurangan orang lain. Apalagi jika teman yang kita ajak ngobrol, tidak ada kerjaan, rasanya waktu seharian penuh tidak terasa. Padahal, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=27&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/istockphoto_870404_gossip.jpg" alt="" /></p>
<p>Sering dalam kehidupan sehari-hari, manakala kita tengah berkumpul dengan teman, tanpa kita sadari kita telah berbuat &#8220;ghibah&#8221; (menggunjing). Bahkan sering kita merasa kurang sempurna, jika dalam topik pembicaraan kita tidak ada agenda menggunjingkan kejelekan ataupun kekurangan orang lain. Apalagi jika teman yang kita ajak ngobrol, tidak ada kerjaan, rasanya waktu seharian penuh tidak terasa. Padahal, seandainya waktu yang terbuang dengan percuma tadi digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat, dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berharga.</p>
<p>Kalau kita menyadari, ghibah merupakan dosa besar, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Imam Ibnu Hajar al-Asqolany dalam kitab &#8220;al-Zawaajir, bahwa banyak dalil-dalil yang bersumber dari al-Qur&#8217;an, as-Sunnah maupun pendapat para ulama yang menjelaskan bahwa ghibah adalah merupakan dosa besar, Dalam al-Qur&#8217;an surah al-Hujurat ayat 12, Allah swt berfirman : &#8220;Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain. Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.&#8221;</p>
<p>Dalam sebuah Hadist shohih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Ibnu Majah: Dari Abu Bakarah berkata: &#8220;Pada suatu hari Rasulullah s.a.w. berjalan melewati dua kuburan, lalu beliau berkata &#8220;Sesugnguhnya kedua mayat ini sedang disiksa karena melakukan dosa besar, yang pertama karena sebab (tidak hati-hati) ketika kencing dan yang kedua karena suka menggunjing orang lain.</p>
<p>Dalam hadist riwayat Bukhari, Rasulullah bersabda: &#8216;Maukah kamu saya tunjukkan dosa yang paling besar? Para Sahabat menjawab: &#8220;Tentu wahai Rasulullah, beliau mwengulang sampai tiga kali,  yang pertama menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua.&#8221; Posisi Nabi ketika itu dalam leeadaan bersandar kemudian duduk, dan beliau melanjutkan lagi, &#8220;Ucapan dusta dan saksi palsu, ucapan dusta dan saksi palsu.&#8221; Beliau mengulang-ulang sampai saya berkata dalam hati semoga berhenti.</p>
<p>Bahkan Imam Nawawi dalam kitabnya &#8220;al­-Adzkaar&#8221; mengatakan, seyogyanya bagi orang yang mendengar jika ada seorang muslim dipergunjingkan, dia harus berusaha untuk menghentikannya, jika tidak bisa dihentikan dengan ucapan maka harus diihentikan dengan tangan (kekerasan), dan ketika dia tidak mampu menggunakan keduanya, maka dia harus membubarkan perkumpulan tersebut agar tidak berlanjut.</p>
<p>Apakah ghibah itu dilarang secara mutlah? Apakah tidak ada dispensasi bagi seseorang untuk melakukan ghibah dengan alasan yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Dalam kaitannya dengan permasalahan ini, Imam Muslim mengatakan bahwa, boleh bagi seseorang melakukan ghibah hanya terbatas dalam 6 kondisi, yaitu:</p>
<ol>
<li>Boleh bagi orang yang terzalimi untuk mengadukan kepada yang berwenang maupun hakim dengan membeberkan kejahatan ataupun kejelekan orang yang zalim tersebut;</li>
<li>Orang yang berkeinginan untuk merubah kemungkaran, diperbolehkan melaporkan kepada orang yang mempunyai kekuasaan (perangkat keamanan) bahwa si fulan telah melakukan perbuatan yang tidak baik, maka cegahlah dia;</li>
<li>Bagi orang yang meminta fatwa boleh mengadukan kepada mufti, bahwa si fulan telah menganiayanya;</li>
<li>Tajrih (membuka aib) rawi dan saksi demi tujuan untuk menjelaskan kepada kalangan umat Islam bahwa rawi dan saksi tersebut tidak pantas untuk dipercaya perkataannya.</li>
<li>Boleh melakukan ghibah terhadap orang fasiq, ahli bid&#8217;ah dan penguasa yang zalim demi tujuan untuk memberikan peringatan kepada orang, agar tidak melakukan perbuatan serupa; dan</li>
<li>Ketika seorang terkenal karena julukannya seperti: si buta, si tuli, si botak. Maka boleh bagi orang lain memanggil (menggunakan) julukan tersebut tanpa bermaksud menghina.</li>
</ol>
<p>Masyarakat yang berisi  orang-orang senang melakukan ghibah, tidak lepas dari beberapa faktor, sebagaimana Imam Ghozali menjelaskan dalam kitab Ihya&#8217;:</p>
<ol>
<li>Mencari muka di depan orang banyak. Ketika seseorang berkumpul dengan temannya, dimana ketika itu mereka sedang menggunjing, maka rasanya kurang enak kalau tidak ikut nimbrung untuk meramaikannya dengan tujuan mencari muka di di mata mereka;</li>
<li>Menutupi aib dirinya. Ketika seseorang melakukan suatu kesalahan atau perbuatan yang kurang baik, biasanya dia berusaha untuk menutupi dirinya dengan mengalihkan pembicaraan yang mengarah pada kejelekan orang lain; dan</li>
</ol>
<p>Akibat-akibat buruk bagi mereka yang suka ghibah:</p>
<ol>
<li>Orang yang stika menggunjing kejelekan orang lain, akan mendapatkan siksa di neraka dengan memakan bangkai busuk;</li>
<li>Allah SWT akan menyiksa si penggunjing di kuburannya.</li>
<li>Orang yang sering melakukan ghibah akan menghilangkan cahaya keimanan yang terdapat dalam hatinya.</li>
<li>Menjadi penyakit di masyarakat yang dapat merenggangkan dan bahkan memutuskan tali  persahabatan di antara sesama saudara muslim.</li>
</ol>
<p>Melihat dampak buruk yang disebabkan oleh ghibah, alangkah baiknya ketika kita sedang berkumpul, kalau belum bisa mengucapkan suatu ucapan yang baik dan bermanfaat, maka lebih baik diam. Diam bisa menjadikan seorang selamat dari kebencian. Semakin banyak orang barbicara semakin banyak pula kesalahan yang diucapkan.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam bishshowab</p>
<p>Oleh: <strong>Ulinn Niam</strong> (Mahasiswa S2, Tafsir Hadist, IIUI Islamabad, Pakistan)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=27&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/05/10/jauhilah-ghibah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i260.photobucket.com/albums/ii4/pojokstudio284/istockphoto_870404_gossip.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Jika Kau Jadi Istriku&#8221;</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 11:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[
Karya: Abu Aufa
 
Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,&#8221; atau &#8220;Jika kau 
menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku&#8221; dan &#8220;bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;&#8221; Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=19&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&amp;gt;  Normal 0       MicrosoftInternetExplorer4  &amp;lt;![endif]--><img src="http://buku-islam.com/images/products_thumbs/912_1.jpg" alt="" width="75" height="106" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"><strong>Karya:</strong> <em>Abu Aufa</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Jika seorang lelaki ingin menarik hati seorang wanita, biasanya yang ditebarkan adalah berjuta-juta kata puitis bin manis, penuh janji-janji untuk memikat hati, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, percayalah aku satu-satunya yang bisa membahagiakanmu,&#8221; atau &#8220;Jika kau </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">menjadi istriku nanti, hanya dirimu di hatiku&#8221; dan &#8220;bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;&#8221; Sang wanita pun tersipu malu, hidungnya kembang kempis, sambil menundukkan kepala, &#8220;Aih&#8230;aih&#8230;, abang bisa aja.&#8221; Onde mande, rancak bana !!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Lidah yang biasanya kelu untuk berbicara saat bertemu gebetan, tiba-tiba jadi luwes, kadang dibumbui &#8216;ancaman&#8217; hanya karena keinginan untuk mendapatkan doi seorang. Kalo ada yang coba-coba main mata ama si doi,  &#8220;Jangan macem-macem lu, gue punya nih!&#8221; Amboi&#8230; belum dinikahi kok udah ngaku-ngaku miliknya dia ya? Lha, yang udah nikah aja ngerti kalo pasangannya itu sebenarnya milik Allah SWT. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Emang iya sih, wanita biasanya lebih terpikat dengan lelaki yang bisa menyakinkan dirinya apabila ntar udah menikah bakal selalu sayang hingga ujung waktu, serta bisa membimbingnya kelak kepada keridhoan Allah SWT. Bukan lelaki yang janji-janji mulu, tanpa berbuat yang nyata, atau lelaki yang gak berani mengajaknya menikah dengan 1001 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">alasan yang di buat-buat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Kalo lelaki yang datang serta mengucapkan janjinya itu adalah seseorang yang emang kita kenal taat ibadah, akhlak serta budi pekertinya laksana Rasulullah SAW atau Ali bin Abi Thalib r.a., ini sih gak perlu ditunda jawabannya, cepet-cepet kepala dianggukkan, daripada diambil orang lain, iya gak? Namun realita yang terjadi, terkadang yang datang itu justru tipe seperti Ramli, Si Raja Chatting, atau malah Arjuna, Si Pencari Cinta, yang hanya mengumbar janji-janji palsu, lalu bagaimana sang wanita bisa percaya dan yakin dengan janjinya? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Nah&#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Berarti masalahnya adalah bagaimana cara kita menjelaskan calon pasangan untuk percaya dengan kita? Pusying&#8230; pusying&#8230; gimana caranya ya? Ih nyantai aja, semua itu telah diatur dalam syariat Islam kok, karena caranya bisa dengan proses ta&#8217;aruf. Apa sih yang harus dilakukan dalam ta&#8217;aruf? Apa iya, seperti ucapan janji-janji seperti diatas? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ta&#8217;aruf sering diartikan &#8216;perkenalan&#8217;, kalau dihubungkan dengan pernikahan maka ta&#8217;aruf adalah proses saling mengenal antara calon laki-laki dan perempuan sebelum proses khitbah dan pernikahan. Karena itu perbincangan dalam ta&#8217;aruf menjadi sesuatu yang penting sebelum melangkah ke proses berikutnya. Pada tahapan ini setiap calon pasangan dapat saling mengukur diri, cocok gak ya dengan dirinya. Lalu, apa aja sih yang mesti diungkapkan kepada sang calon saat ta&#8217;aruf? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">1. Keadaan Keluarga </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Jelasin ke calon pasangan tentang anggota keluarga masing-masing, berapa jumlah sodara, anak keberapa, gimana tingkat pendidikan, pekerjaan, dll.  Bukan apa-apa, siapa tahu dapat calon suami yang anak tunggal, bokap ama nyokap kaya 7 turunan, sholat dan ibadahnya bagus banget, guanteng abis, lagi kuliah di Jepang (ehm), pokoknya selangit deh! Kalo ketemu tipe begini, sebelum dia atau mediatornya selesai ngomong langsung kasih kode, panggil ortu ke dalam bentar, lalu bilang &#8220;Abi, boljug tuh kaya&#8217; ginian jangan dianggurin nih. Moga-moga gak lama lagi langsung dikhitbah ya Bi, kan bisa diajak ke Jepang!&#8221; </span><span style="font-size:11pt;">Lho? </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">2. Harapan dan Prinsip Hidup </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Warna kehidupan kelak ditentukan dengan visi misi suatu keluarga lho, terutama sang suami karena ia adalah qowwan (pemimpin/dituakan) dalam suatu keluarga. Sebagai pemimpin ia laksana nahkoda sebuah bahtera, mau jalannya lempeng atau sradak-sruduk, itu adalah kemahirannya dalam memegang kemudi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Karena itu setiap calon pasangan kudu tau harapan dan prinsip hidup masing-masing. Misalnya nih, &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, harapanku semoga kita semakin dekat kepada Allah&#8221; atau &#8220;Jika kau menjadi istriku nanti, mari bersama mewujudkan keluarga sakinah, rahmah, mawaddah.&#8221; Kalo harapan dan janjinya seperti ini, kudu&#8217; diterima tuh, insya Allah janjinya disaksikan Allah SWT dan para malaikat. Jadi kalo suatu saat dia gak nepatin janji, tinggal didoakan, &#8220;Ya Allah&#8230; suamiku omdo nih, janjinya gak ditepatin, coba deh sekali-kali dianya&#8230;,&#8221; hush&#8230;! Gak boleh doakan suami yang gak baik lho, siapa tahu ia-nya khilaf kan? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">3. Kesukaan dan Yang Tidak Disukai </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Dari awal sebaiknya dijelasin apa yang disukai, atau apa yang kurang disukai, jadinya nanti pada saat telah menjalani kehidupan rumah tangga bisa saling memahami, karena toh udah dijelaskan dari awalnya. Dalam pelayaran bahtera rumah tangga butuh saling pengertian, contoh sederhananya, istri yang suka masakan pedas sekali-kali masaknya jangan terlalu pedas, karena suaminya kurang suka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Suami yang emang hobinya berantakin rumah (karena lama jadi bujangan), setelah menikah mungkin bisa belajar lebih rapi, dll. Semua ini menjadi lebih mudah dilakukan karena telah dijelaskan saat ta&#8217;aruf. Namun harus diingat, menikah itu bukan untuk merubah pasangan lho, namun juga lantas bukan bersikap seolah-olah belum menikah. Perubahan sikap dan kepribadian dalam tingkat tertentu wajar aja-kan? Dan juga hendaknya perubahan yang terjadi adalah natural, tidak saling memaksa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;">4. Ketakwaan Calon Pasangan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Apa yang terpenting pada saat ta&#8217;aruf? Yang mestinya menduduki prioritas tertinggi adalah bagaimana nilai ketakwaan lelaki tersebut. Ketakwaan disini adalah ketaatan kepada Allah SWT lho, bukan nilai &#8216;KETAKutan WAlimahAN&#8217; </span><span style="font-size:11pt;font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:6pt;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Karena apabila seorang lelaki senang, ia akan menghormati istrinya, dan jika ia tidak menyenanginya, ia tidak suka berbuat zalim kepadanya. Gimana dong caranya untuk melihat lelaki itu bertakwa atau tidak? Tanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan dirinya, misalnya kerabat dekat, tetangga dekat, atau sahabatnya tentang ketaatannya menjalankan ketentuan pokok yang menjadi rukun Iman dan Islam dengan benar. Misalnya tentang sholat 5 waktu, puasa Ramadhan, atau pula gimana sikapnya kepada tetangga atau orang yang lebih tua, dan lain-lain. Apalagi bila lelaki itu juga rajin melakukan ibadah sunnah, wah&#8230; yang begini ini nih, ”calon suami kesayangan Allah dan mertua.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Inget lho, ta&#8217;aruf hanyalah proses mengenal, belum ada ikatan untuk kelak pasti akan menikah, kecuali kalau sudah masuk proses yang namanya khitbah. Nah kadang jadi &#8216;penyakit&#8217; nih, karena alasan &#8220;Kan masih mau ta&#8217;aruf dulu&#8230;&#8221; lalu ta&#8217;rufnya buanyak buanget, sana-sini dita&#8217;arufin. Abis itu jadi bingung sendiri, &#8220;Yang mana ya yang mau diajak nikah, kok sana-sini ada kurangnya?&#8221; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Wah&#8230;, kalo nyari yang mulia seperti Khadijah, setaqwa Aisyah atau setabah Fatimah Az-Zahra, pertanyaannya apakah diri ini pun sesempurna Rasulullah SAW atau sesholeh Ali bin Abi Thalib r.a.? Nah lho&#8230;!!! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Apabila hukum pernikahan seorang laki-laki telah masuk kategori wajib, dan segalanya pun telah terencana dengan matang dan baik, maka ingatlah kata-kata bijak, &#8216;jika berani menyelam ke dasar laut mengapa terus bermain di kubangan, kalau siap berperang mengapa cuma bermimpi menjadi pahlawan?&#8217; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ya akhi wa ukhti fillah, </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Semoga antum segera dipertemukan dengan pasangan hidup, dikumpulkan dalam kebaikan, kebahagiaan, kemesraan, canda tawa yang tak putus-putusnya mengisi rongga kehidupan rumah tangga. Kalaupun nanti ada air mata yang menetes, semoga itu adalah air mata kebahagiaan, tanda kesyukuran kepada Allah SWT karena Ia telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya, aamiin allahumma aamiin. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;">Barakallahulaka barakallahu&#8217;alaika wajama&#8217;a bainakuma fii khairin. </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:11pt;">Wallahu a&#8217;lam bishowab</span></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=19&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/jika-kau-jadi-istriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://buku-islam.com/images/products_thumbs/912_1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Menjaga Pandangan</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/indahnya-menjaga-pandangan/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/indahnya-menjaga-pandangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 10:54:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Pandangan]]></category>
		<category><![CDATA[Zina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Penulis : KH Abdullah Gymnastiar



Mahasuci Allah yang telah membekali kita pandangan, pendengaran, dan hati agar kita bersyukur. Mahaindah Kasih Sayang-Nya yang telah mengizinkan kita untuk menikmati warna-warni alam semesta, aneka rupa bentuk benda-benda. Shalawat mari kita lantunkan pada Rasul Muhammad terkasih, yang telah menunjukkan pada kita, bagaimana semestinya kita menggunakan anugerah Allah yang berupa mata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=18&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Penulis : <strong>KH Abdullah Gymnastiar</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img style="vertical-align:top;" src="http://www.buzzle.com/img/cards/kitty_med.jpg" alt="" width="235" height="300" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Mahasuci Allah yang telah membekali kita pandangan, pendengaran, dan hati agar kita bersyukur. Mahaindah Kasih Sayang-Nya yang telah mengizinkan kita untuk menikmati warna-warni alam semesta, aneka rupa bentuk benda-benda. Shalawat mari kita lantunkan pada Rasul Muhammad terkasih, yang telah menunjukkan pada kita, bagaimana semestinya kita menggunakan anugerah Allah yang berupa mata ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Suatu ketika Ummi Salamah ra berkata: Ketika saya dengan Maimunah ada di sisi Rasulullah SAW tiba-tiba masuk ketempat kami Abdullah bin Ummi Maktum, kejadian itu sesudah ayat hijab yang diperintahkan kepada kami. Rasulullah bersabda: ”Berhijablah kamu daripadanya”. Kami menjawab, &#8220;Ya Rasulullah bukankah ia seorang yang buta tidak melihat dan tidak mengenal kepada kami?&#8221; Kemudian beliau menjawab, &#8220;Apakah kamu juga buta, tidakkah kamu melihat padanya?&#8221;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Dalam kisah lain disebutkan pula bahwa Rasulullah SAW pernah menggerakkan tangannya untuk memalingkan wajah Al-Fadhl, ketika sahabatnya itu ketahuan tengah memandang seorang wanita asing dengan sengaja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Dari kedua kisah ini kita mendapati bahwa Rasulullah adalah orang yang sangat menjaga pandangannya. la amat berhati-hati dalam memandang sesuatu, terutama yang berkaitan dengan memandang seseorang yang bukan muhrim kita. Semua ini, tidak lain, menunjukkan ketaatan beliau atas perintah Allah seperti yang tercantum dalam Alquran, Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat (QS. An-Nuur: 30). Dalam ayat selanjutnya Allah SWT memerintahkan pula hal yang sama pada kaum perempuan. Amat banyak hikmah yang dapat kita ambil dari menjaga pandangan itu. Salah satunya adalah menjaga diri dari perilaku tercela. Sesungguhnya, mata kita adalah gerbang maksiat. Siapa saja yang kurang mampu menjaga pandangannya dari sesuatu yang diharamkan, maka sedikit demi sedikit ia akan terjerumus ke dalam jerat syetan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Berawal dari mata, kemudian kaki berpindah ingin mendekat dan seterusnya, hingga akhirnya sangat mungkin akan menjerumuskan manusia pada perzinahan. Zina adalah dosa besar, yang bukan hanya dimurkai Allah, namun akibatnya pun akan dirasakan sang pelaku dan orang-orang di sekitarnya selama di dunia. Penyakit AIDS yang akan membunuh seseorang secara pelan-pelan dalam kelemahan dan keterasingan, hanyalah salah satu akibat dari perbuatan keji ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Menjaga pandangan bukanlah hal yang mudah dilakukan apalagi bagi kita yang hidup di zaman modern seperti ini. Lihatlah ke samping kiri, kanan, depan dan belakang kita, lawan jenis senantiasa mengelilingi? Tidak hanya di pusat-pusat keramaian, di dalam mobil angkutan umum saja, campur baur dengan lawan jenis pun tak dapat dihindarkan. Bahkan ketika berdiam dirumah saja, menahan pandangan tidak kalah susahnya. Koran, majalah dan televisi menyuguhkan pemandangan yang dapat membuat hati tergelincir karenanya. Tak heran, ibadah kita sering berantakan. Bacaan Alquran kita kering kerontang. Berdoa pun sulit sekali khusyu apalagi sampai dapat mengeluarkan air mata penyesalan karena tidak mentaati perintah-Nya. Karena hal ini pula, menuntut ilmu menjadi sebuah pendakian yang sangat terjal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Mendapatkannya sungguh sulit nyaris tiada terperi, sedangkan hilangnya menjadi sangat mudah sekali. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan seorang alim pada muridnya, ”Wahai anakku, sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya. Ia tidak akan mau masuk ke dalam hati yang di dalamnya kotor oleh maksiat”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Pandangan liar, tidak bisa tidak, akan mengikis kualitas iman yang tumbuh dalam hati seseorang. Iman itu tidak hilang dengan tiba-tiba dan serentak, namun periahan-lahan dan sedikit demi sedikit. Pada kenyataannya pandangan terhadap lawan jenis yang tak halal, menjadi media paling efektif untuk menghilangkan keimanan dari dalam diri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Ia adalah salah satu senjata syetan yang sangat ampuh. Dalam Surat An-Nisaa ayat 118, syaitan laknatullah menegaskan komitmennya, ”Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan untuk saya“. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Artinya, sebagaimana sebuah riwayat menuturkan bahwa pandangan adalah panah-panah syetan, sedang syetan itu tak menginginkan apapun dari manusia selain keburukan dan kebinasaan. </span><span style="font-size:11pt;">Maka penjagaan kita terhadap pandangan mata menjadi satu kunci pokok menuju keselamatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Bila saat ini, ketika tak ada tangan Rasulullah yang dapat memalingkan wajah kita dari memandang perempuan, manakala tiada teguran dari mulut suci beliau yang menyuruh para wanita berhijab dari melihat lelaki yang bukan haknya untuk dilihat, maka mengingat sabda-sabda Rasulullah SAW yang masih terpelihara ini menjadi satu keniscayaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Memang, dalam kondisi tertentu kita diperbolehkan memandang lawan jenis, seperti dalam proses belajar mengajar, jual beli, pengobatan, maupun persaksian. Walaupun demikian, taburilah selalu hati kita dengan firman Allah yang menjanjikan kemuliaan dan derajat yang tinggi bagi orang-orang yang mampu menjaga diri dari hal yang diharamkan-Nya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Alhasil andaipun pada awalnya hal ini amat sulit kita lakukan, namun yakinlah bahwa barangsiapa yang bersungguh-sungguh ingin menempuh jalan Allah, maka Allah akan lebih bersungguh-sungguh lagi membimbing jalannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Sebagaimana firman-Nya yang tertera dalam Surat An-Nahl ayat 127-128, Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran ) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan berbuat kebaikan. Akhir kata, pandangan yang terjaga dengan baik, insya Allah akan membuat seseorang dapat merasakan manisnya iman dan lezatnya mengingat Allah. Wallahua&#8217;lam bish-shawab.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;">Sumber : <a class="MsoNormal" title="Indahnya Menundukan Pandangan" href="http://republika.co.id" target="_blank">http://republika.co.id</a></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=18&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/23/indahnya-menjaga-pandangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.buzzle.com/img/cards/kitty_med.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>60 Pintu Pahala dan Pelebur Dosa (Bag.3)</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/22/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag3/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/22/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 06:27:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[31. SHALAT JUM`AT 
&#8220;Barangsiapa berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari&#8221; HR. Muslim, 857.
32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUM`AT
&#8220;Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=16&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>31. SHALAT JUM`AT </strong><br />
&#8220;Barangsiapa berwudhu` lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri shalat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jum`at pada hari itu dengan Jum`at yang lain dan ditambah lagi tiga hari&#8221; HR. Muslim, 857.</p>
<p><strong>32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUM`AT</strong><br />
&#8220;Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri shalat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia akan dikabulkan permohonannya&#8221;HR. Bukhari, Juz. II/No. 344 dan HR. Muslim, No. 852.</p>
<p><strong>33. MENGIRINGI SHALAT FARDHU DENGAN SHALAT SUNNAT RAWATIB</strong><br />
&#8220;Tiada seorang hamba muslim shalat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai shalat sunnat selain shalat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga&#8221; HR. Muslim, No. 728.</p>
<p><strong>34. SHALAT 2 (DUA) RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA</strong><br />
&#8220;Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhu` dengan sempurna kemudian berdiri melakukan shalat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya&#8221; HR. Abu Daud, No.1521.</p>
<p><strong>35. SHALAT MALAM</strong><br />
&#8220;Shalat yang paling afdhal setelah shalat fardhu adalah shalat malam&#8221; HR. Muslim, No. 1163.</p>
<p><strong>36. SHALAT DHUHA</strong><br />
&#8220;Setiap persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan shalat 2 rakaat dhuha&#8221; HR. Muslim, No. 720.</p>
<p><strong>37. SHALAWAT KEPADA NABI SAW</strong><br />
&#8220;Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10 kali&#8221; HR. Muslim, No. 384.   </p>
<p><strong>38. PUASA</strong><br />
&#8220;Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena puasa itu dari neraka selama 70 tahun&#8221; HR. Bukhari, Juz. VI/No. 35.</p>
<p><strong>39. PUASA 3 (TIGA) HARI PADA SETIAP BULAN</strong><br />
&#8220;Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa&#8221; HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.      </p>
<p><strong>40. PUASA 60 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL</strong><br />
&#8220;Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa&#8221; HR. Muslim, 1164.</p>
<p><strong>41. PUASA `ARAFAT</strong><br />
&#8220;Puasa pada hari `Arafat (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang&#8221; HR. Muslim, No. 1162.</p>
<p><strong>42. PUASA `ASYURA</strong><br />
&#8220;Dan dengan puasa hari `Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya&#8221; HR. Muslim,No. 1162.</p>
<p><strong>43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA</strong><br />
&#8220;Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun&#8221; HR. Tirmidzi, No. 807.</p>
<p><strong>44. SHALAT DI MALAM LAILATUL QADR</strong><br />
&#8220;Barangsiapa mendirikan shalat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu&#8221;HR. Bukhari Juz. IV/No. 221 dan HR. Muslim, No. 1165.</p>
<p><strong>45. SEDEKAH</strong><br />
&#8220;Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api&#8221; HR. Tirmidzi, No. 2616.</p>
<p><strong>46. HAJI DAN UMRAH</strong><br />
&#8220;Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga&#8221; HR. Muslim, No. 1349.</p>
<p><strong>47. BERAMAL SHALIH PADA 10 HARI BULAN DZULHIJJAH</strong><br />
&#8220;Tiada hari-hari, beramal shalih pada saat itu lebih dicintai Allah hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: &#8220;Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda: &#8220;Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apapun&#8221; HR.Bukhari, Juz. II/No. 381.</p>
<p><strong>48. JIHAD DI JALAN ALLAH</strong><br />
&#8220;Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya&#8221; HR. Bukhari, Juz. VI/No. 11.</p>
<p><strong>49. INFAQ DI JALAN ALLAH</strong><br />
&#8220;Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga) termasuk ikut berperang&#8221; HR. Bukhari, Juz.VI/No. 37 dan HR. Muslim, No. 1895.</p>
<p><strong>50. IKUT MENSHALATKAN MAYIT DAN MENGIRINGI JENAZAH</strong><br />
&#8220;Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai dishalatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan: &#8220;Apakah dua qirat itu?&#8221;, beliau menjawab: ((Seperti dua gunung besar))&#8221; HR. Bukhari, Juz. III/No. 158. Siapa yg sering menshalatkan mayit meskipun kita tidak mengenalnya karena Allah semata, maka kita akan dishalatkan oleh banyak orang ketika kita meninggal. Ameen</p>
<p><strong>51. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN</strong><br />
&#8220;Siapa yang menjamin bagiku &#8220;sesuatu&#8221; antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya surga&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 264 dan HR. Muslim, No. 265. Ini yg paling <strong>PENTING</strong> salah ucap bisa perang, ga bisa jaga kemaluan jadi aib. <strong>AMPUUUNNNN</strong></p>
<p><strong>52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI HAMDIH</strong><br />
&#8220;Barangsiapa mengucapkan: sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai sore. Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya&#8221;. Dan beliau bersabda: &#8220;Barangsiapa mengucapkan: satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 168 dan HR. Muslim, No. 2691.</p>
<p><strong>53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN</strong><br />
&#8220;Saya telah melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang&#8221; HR. Muslim. Yah, klo bukan kita siapa lagi yang bersihin jalanan, toh kita juga lewat di jalan yg sama.</p>
<p><strong>54. MENDIDIK DAN MENGAYOMI ANAK PEREMPUAN</strong><br />
&#8220;Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan surga&#8221; HR. Ahmad dengan sanad yang baik. Soalnya klo anak perempuan Qta ga bener, kacau, bisa menjadi malapetaka buat keluarga dan semua orang. Bukankah anak wanita adalah harta yg paling berharga yg akan mengangkat martabat keluarga?</p>
<p><strong>55. BERBUAT BAIK KEPADA HEWAN</strong><br />
&#8220;Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga&#8221; HR. Bukhari. Setiap kita berbuat baik terhadap makhluk Allah maka malaikat beriringan mendoakan agar semua kita diberi kebaikan pula. Ameen</p>
<p><strong>57. MENINGGALKAN PERDEBATAN</strong><br />
&#8220;Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya&#8221;HR. Abu Daud. Lagian ngapain kita harus ribut, klo emang bisa damai.</p>
<p><strong>58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN</strong><br />
((Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata: &#8220;Tentu wahai Rasulullah&#8221;, maka beliau bersabda: &#8220;Nabi itu di surga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah maka ia di surga&#8221;)) Hadits hasan, riwayat At-Thabrani. Ahli Marketing bilang, silaturahmi adalah cara marketing terbaik dalam sejarah.</p>
<p><strong>59. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA</strong><br />
&#8220;Apabila seorang perempuan menjaga shalatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta menaati suaminya maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki&#8221; HR. Ibnu Hibban, hadits shahih. Semoga semua istri seperti ini, maka akan bahagialah hidup di dunia ini.</p>
<p><strong>60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN</strong><br />
&#8220;Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apapun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga&#8221; Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan. Bukankah tangan di atas lebih baik daripada tangan dibawah? Seeeppp</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=16&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/22/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>60 Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa (Bag.2)</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/16/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag2/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/16/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 15:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Wuih&#8230;, sebenarnya kalo kita mau melakukan sepuluh hal saja dari yang terurai di sini, atau bahkan cuman satu, maka sebenarnya kita sudah melakukan satu langkah besar dalam hidup ini. Percayalah!!
11. MEMBESUK ORANG SAKIT
&#8220;Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=15&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Wuih&#8230;, sebenarnya kalo kita mau melakukan sepuluh hal saja dari yang terurai di sini, atau bahkan cuman satu, maka sebenarnya kita sudah melakukan satu langkah besar dalam hidup ini. Percayalah!!</p>
<p><strong>11. MEMBESUK ORANG SAKIT</strong><br />
&#8220;Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga&#8221; HR. Tirmidzi, No. 969.</p>
<p><strong>12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG</strong><br />
&#8220;Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat&#8221; HR. Muslim, No.2699.</p>
<p><strong>13. MENUTUP AIB ORANG LAIN</strong><br />
&#8220;Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat&#8221; HR. Muslim, No. 2590.</p>
<p><strong>14. MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI</strong><br />
&#8220;Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: &#8220;Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.</p>
<p><strong>15. BERAKHLAK YANG BAIK</strong><br />
&#8220;Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab: &#8220;Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik&#8221; HR. Tirmidzi, No. 2003.</p>
<p><strong>16. JUJUR</strong><br />
&#8220;Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga&#8221; HR. Bukhari Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.</p>
<p><strong>17. MENAHAN MARAH</strong><br />
&#8220;Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai&#8221; HR. Tirmidzi, No. 2022.</p>
<p><strong>18. MEMBACA DO`A PENUTUP MAJLIS</strong><br />
&#8220;Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a:(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut&#8221; HR. Tirmidzi, Juz III/No. 153.</p>
<p><strong>19. SABAR</strong><br />
&#8220;Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/No. 91.</p>
<p><strong>20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA</strong><br />
&#8220;Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka&#8230;! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: ((Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk surga))&#8221; HR. Muslim, No. 2551.</p>
<p><strong>21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN</strong><br />
&#8220;Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah&#8221; dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata: ((Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/No. 366.</p>
<p><strong>22. MENANGGUNG BEBAN HIDUP ANAK YATIM</strong><br />
&#8220;Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini,&#8221; seraya beliau menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.</p>
<p><strong>23. WUDHU`</strong><br />
&#8220;Barangsiapa yang berwudhu`, kemudian ia memperbagus wudhu`nya maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya&#8221; HR. Muslim, No. 245.</p>
<p><strong>24. BERSYAHADAT SETELAH BERWUDHU`</strong><br />
Barangsiapa berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan: (Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci),&#8221; maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki&#8221; HR. Muslim, No. 234.</p>
<p><strong>25. MENGUCAPKAN DO`A SETELAH AZAN</strong><br />
&#8220;Barangsiapa mengucapkan do`a ketika ia mendengar seruan azan:((Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya)) maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat&#8221;HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.</p>
<p><strong>26. MEMBANGUN MASJID</strong><br />
&#8220;Barangsiapa membangun masjid karena mengharapkan keridhaan Allah maka dibangunkan baginya yang serupa di surga&#8221; HR. Bukhari, No. 450.</p>
<p><strong>27. BERSIWAK</strong><br />
&#8220;Seandainya saya tidak mempersulit umatku niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap shalat&#8221; HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252.</p>
<p><strong>28. BERANGKAT KE MASJID</strong><br />
&#8220;Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau sore&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 124 dan HR. Muslim, No. 669.</p>
<p><strong>29. SHALAT LIMA WAKTU</strong><br />
&#8220;Tiada seorang muslim kedatangan waktu shalat fardhu kemudian ia memperbagus wudhu`nya, kekhusyu`annya dan ruku`nya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak dilanggar suatu dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa&#8221; HR. Muslim, No. 228.</p>
<p><strong>30. SHALAT SUBUH DAN ASHAR</strong><br />
&#8220;Barangsiapa shalat pada dua waktu pagi dan sore (subuh dan ashar) maka ia masuk surga&#8221; HR. Bukhari, Juz. II/No. 43.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=15&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/16/60-pintu-pahala-dan-pelebur-dosa-bag2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>60 Pintu Pahala &amp; Pelebur Dosa (Bag.1)</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/15/60-pintu-pahala-pelebur-dosa-bag1/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/15/60-pintu-pahala-pelebur-dosa-bag1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 16:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Saw.]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Spiritual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.
Tulisan ini tidak lain ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=13&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.<br />
Tulisan ini tidak lain ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam surga kenikmatan, hidup kekal didalamnya, tidak keluar selama-lamanya.<br />
Dalam uraian yang sederhana ini saya sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.</p>
<p><strong>1. TAUBAT</strong></p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya&#8221; HR. Muslim, No. 2703. &#8220;Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai ketenggorokan&#8221;. Mumpung masih ada waktu, mari kita bertobat sebanyak mungkin yang kita bisa, Nabi Muhammad Saw. saja yang sudah jelas2 akan masuk surga tak henti hentinya setiap hari memohon ampunan kepada Allah Swt.</p>
<p><strong>2. KELUAR UNTUK MENUNTUT ILMU</strong><br />
&#8220;Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga&#8221; HR. Muslim, No. 2699.  Tentu saja ini merupakan perintah pertama yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad Saw. dengan ayatnya &#8220;Iqra!&#8221; yang berarti &#8220;Bacalah, Telaahlah, Pahamilah!&#8221; klo bukan menuntut ilmu terus apa lagi, coba?</p>
<p><strong>3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH</strong></p>
<p>&#8220;Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: &#8220;Tentu&#8221;, lalu beliau bersabda: (( Zikir kepada Allah Ta`ala ))&#8221; HR. At Turmidzi, No. 3347. Dalam salah satu ayat al-Qur&#8217;an dikatakan &#8220;alaa bidzikrillahi tatmainnul qulub&#8221; (Hanya dengan mengingat Allah-lah, maka hati akan tenang).</p>
<p><strong>4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN</strong><br />
&#8220;Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya&#8221; HR. Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No. 1005.</p>
<p><strong>5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH</strong><br />
&#8220;Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun&#8221; HR. Muslim, No. 2674. Tentu saja, karena mengajak berbuat kebaikan adalah merupakan salah satu sistem Multi Level Marketing pahala yang tidak akan pernah merugikan orang yang ikut terlibat di dalamnya, bahkan sangat menguntungkan semua pihak, tanpa ada potongan sedikitpun.</p>
<p><strong>6. MENGAJAK YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR.</strong><br />
&#8220;Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman&#8221; HR. Muslim, No. 804. Mengapa? karena kalo bukan kita, maka siapa lagi yang akan menyeru kepada kebaikan? &#8220;Quu anfusakum wa ahlikum naaron&#8221;.</p>
<p><strong>7. MEMBACA AL QUR`AN</strong><br />
&#8220;Bacalah Al Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya&#8221; HR. Muslim, No. 49. Penelitian telah membuktikan, bahwa mendengarkan apalagi membaca ayat-ayat al-Qur&#8217;an akan merangsang perkembangan sel otak dengan ritme aliran listrik yang sangat harmonis, karena meskipun dibacakan lantunan bahasa arab (bukan ayat al-Quran) tidak membuat gelombang listrik yang sangat  harmonis di otak kita.</p>
<p><strong>8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA</strong><br />
&#8220;Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya&#8221; HR. Bukhari, Juz. IX/No. 66. Salah satu cara untuk bisa lebih menjiwai kalam Ilahi tentu saja dengan mempelajarinya dan Mengajarkannya. Jika hanya dipahami saja sendiri, maka tidak akan melekat di jiwa, hanya teringat di kepala tanpa ada pemaknaan lebih.</p>
<p><strong>9. MENYEBARKAN SALAM</strong><br />
&#8220;Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah salam&#8221; HR. Muslim, No.54. Sebab salam adalah kata ucapan sederhana yang lebih banyak merontokkan kebekuan suasana dibandingkan minuman soda manapun.</p>
<p><strong>10. MENCINTAI KARENA ALLAH</strong><br />
&#8220;Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ((Di manakah orang-orang yang mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku))&#8221; HR. Muslim, No. 2566. Ketika kau berjalan mendekati Allah satu hasta, maka Allah akan mendekat selangkah, ketika kau maju selangkah lebih dekat, maka Allah akan menghampirimu sambil berlari, maka jika kau berlari menghampiri Allah tentu saja Allah akan menaungi diri kita dalam lindungan kasih sayangnya. Amin.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=13&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/04/15/60-pintu-pahala-pelebur-dosa-bag1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebelet Nikah&#8230;read me first!!</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 14:32:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[Suami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Subject:yang udah kebelet&#8230;, baca ini dulu deh&#8230;!!!
Message:Nikah itu ibadah&#8230;

Nikah itu suci&#8230; ingat itu&#8230;
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena
kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun
kecantikan sebagai alasan&#8230;
karena semua itu akan menyebabkan celaka.
Jadikan agama sebagai alasan&#8230; Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta&#8230;.
Namun&#8230; jika cinta engkau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=7&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Subject:yang udah kebelet&#8230;, baca ini dulu deh&#8230;!!!<br />
Message:Nikah itu ibadah&#8230;</p>
<p><img style="vertical-align:text-top;" src="http://ruangfilm.com/__files/images/get_married_poster.preview.jpg" alt="Get Married" width="365" height="520" /></p>
<p>Nikah itu suci&#8230; ingat itu&#8230;<br />
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena<br />
kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.<br />
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun<br />
kecantikan sebagai alasan&#8230;<br />
karena semua itu akan menyebabkan celaka.<br />
Jadikan agama sebagai alasan&#8230; Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.</p>
<p>Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta&#8230;.<br />
Namun&#8230; jika cinta engkau jadikan sbg landasan,<br />
maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur.<br />
Jadikanlah &#8220;ALLAH&#8221; sebagai landasan&#8230;<br />
Niscaya engkau akan selamat, Tidak saja dunia,<br />
tapi juga akherat&#8230;<br />
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan&#8230;<br />
Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai.</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;..<br />
disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan&#8230;<br />
Jika ini kau lakukan &#8220;istanamu&#8221; tidak akan langgeng..</p>
<p>Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw..tidak marah ketika harus tidur di depan pintu,<br />
beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tdk mendengar kedatangannya.<br />
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar..<br />
Menjahit bajunya yang robek&#8230;</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;<br />
Disayang, dimanja dan dilayani suami..Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu&#8230;<br />
Jika itu engkau lakukan, &#8220;istanamu&#8221; akan menjadi neraka bagimu</p>
<p>Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu&#8230;<br />
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu&#8230;<br />
Jika itu engkau lakukan akan celaka.<br />
Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,<br />
tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah&#8230;</p>
<p>Lihatlah bagaimana Allah menegur &#8221; Nabi &#8220;-mu<br />
tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan<br />
hanya karena menuruti kemauan sang istri.<br />
Tegaslah terhadap istrimu&#8230;</p>
<p>Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah&#8230;<br />
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya&#8230;.<br />
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth&#8230;<br />
Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang&#8230;<br />
Istrimu bisa menjadi musuhmu&#8230;.</p>
<p>Didiklah istrimu&#8230;<br />
Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.<br />
Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;&#8230;<br />
Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang<br />
suami Muhammad saw menerima tugas risalah&#8230;</p>
<p>Istrimu adalah tanggung jawabmu&#8230;.<br />
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah&#8230;..<br />
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah&#8230;<br />
Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam&#8230;.<br />
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu&#8230;</p>
<p>Jika engkau menjadi istri&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah&#8230;<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami&#8230;..<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;.<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah,<br />
yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.</p>
<p>Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu&#8230;.<br />
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu&#8230;.<br />
Jika itu kau lakukan&#8230;.. Kecintaannya terhadapmu<br />
akan memaksanya menjadi pendurhaka&#8230; jangan&#8230;.</p>
<p>Jika engkau menjadi Bapak&#8230;.<br />
Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim<br />
Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim<br />
Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw</p>
<p>Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah&#8230;<br />
Ajaklah mereka taat kepada Allah&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat&#8230;<br />
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan&#8217;an yang durhaka.</p>
<p>Mohonlah kepada Allah&#8230;<br />
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi<br />
anak yang shalih&#8230;<br />
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.</p>
<p>Jika engkau menjadi ibu&#8230;<br />
Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh&#8230;.<br />
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu.<br />
Jadikanlah mereka mujahid&#8230;.<br />
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah&#8230;<br />
Jangan biarkan mereka bermanja-manja</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=7&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/kebelet-nikahread-me-first/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ruangfilm.com/__files/images/get_married_poster.preview.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Get Married</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detik-detik Terakhir Rasulullah Saw.</title>
		<link>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/detik-detik-terakhir-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/detik-detik-terakhir-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 14:14:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadhare</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Saw.]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akudankalian.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah kisah tentang cinta yang benar-benar cinta
yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rosul-Nya
Pagi itu, walaupun langit telah menguning,
burung-burung gurun enggan mengepakan sayap.
Pagi itu, Rosulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah,
Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasihNya.
Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya
Ku wariskan dua perkara kepada kalian, Al Quran dan Sunnahku
Barang siapa yang mencintai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=6&subd=akudankalian&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ada sebuah kisah tentang cinta yang benar-benar cinta<br />
yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rosul-Nya</p>
<p>Pagi itu, walaupun langit telah menguning,<br />
burung-burung gurun enggan mengepakan sayap.<br />
Pagi itu, Rosulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah,</p>
<p>Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasihNya.<br />
Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya<br />
Ku wariskan dua perkara kepada kalian, Al Quran dan Sunnahku<br />
Barang siapa yang mencintai Sunnahku, berarti mencintai aku dan khaliqnya.<br />
Orang-orang yang mencintai aku akan masuk surga bersama-samaku</p>
<p>khutbah singkat itu diakhiri,<br />
dengan pandangan mata Rosulullah yang tajam<br />
dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu.</p>
<p>Abu Bakar menatap mata itu tanpa kata-kata,<br />
Umar dadanya turun naik menahan nafas dan tangisnya,<br />
Usman menghela nafas panjang dan<br />
Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.</p>
<p>Isyarat itu telah datang, saatnya telah tiba.<br />
rosulullah akan meninggalkan kita semua, keluh hati semua sahabat ketika itu.<br />
Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia.</p>
<p>Tanda-tanda itu semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan cerdas menangkap<br />
Rosulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.<br />
Disaat itu, jika mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.</p>
<p>Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rosulullah masih tertutup.<br />
sedang di dalamnya, Rosulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat<br />
dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.</p>
<p>Tiba-tiba di luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam<br />
&#8220;Bolehkah saya masuk&#8221;? tanyanya tapi Fatimah tidak mengijinkannya masuk<br />
&#8220;Maafkanlah ayahku sedang demam&#8221; kata Fatimah yang membalikan badannya dan menutup pintu</p>
<p>Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah,<br />
&#8220;Siapakah itu wahai anakku?&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Tak taulah ayah, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,&#8221; tutur Fatimah lembut</p>
<p>Lalu, Rosulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang.<br />
&#8220;Ketahuilah dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikat maut,&#8221; kata Rosulullah</p>
<p>Fatimah pun menahan ledakan tangisnya<br />
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rosulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut serta menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya telah bersiap<br />
Diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini</p>
<p>&#8220;Jibril, Jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?&#8221; tanya Rosulullah dengan suara yang amat lemah</p>
<p>&#8220;Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruh mu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,&#8221; kata Jibril<br />
Tapi itu ternyata tidak membuat Rosulullah lega mata beliau penuh kecemasan</p>
<p>&#8220;Engkau tidak senang mendengar kabar ini?&#8221; tanya Jibril lagi.<br />
&#8220;Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jangan kuatir, wahai Rosul Allah, Aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku:<br />
&#8220;Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad, yang telah berada didalamnya&#8221;, kata Jibril</p>
<p>Detik-detik semakin dekat, saatnya Izjrail melaksanakan tugas pelahan ruh Rosulullah ditarik nampak seluruh tubuh bersimbah peluh, urat-urat leher menegang<br />
&#8220;Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini,&#8221; Perlahan Rosulullah mengaduh Fatimah terpejam. Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam sedang Jibril memalingkan muka.</p>
<p>&#8220;Jijikah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?&#8221; tanya Rosulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.<br />
&#8220;Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal,&#8221; kata Jibril</p>
<p>Sebentar kemudian terdengar&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Rosulullah memekik, karena sakit yang tidak tertahan lagi<br />
&#8220;Ya Allah, dahsyatnya maut ini, timpakan saja semua ini kepadaku jangan pada umatku&#8221;<br />
Badan Rosulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi<br />
bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,<br />
Ali segera mendekatkan telinganya<br />
&#8220;Uushikum bis shalati, wa maa malakat aimanikum&#8221;<br />
(peliharalah sholat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu)</p>
<p>Diluar pintu, tangis mulai terdengar bersahutan sahabat saling berpelukan<br />
Fatimah menutup tangan diwajahnya Ali kembali mendekatkan telinga ke bibir Rosulullah yang mulai kebiruan</p>
<p>&#8220;Ummatii, ummatii, ummatii&#8230;..&#8221;<br />
(umatku, umatku, umatku&#8230;..)</p>
<p>Dan berakhirlah hidup manusia mulia<br />
yang memberi sinaran seluruh dunia.</p>
<p>Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?<br />
Allhumma sholi ala muhammad wa barik wa salim alaihi<br />
betapa cintanya Rosulullah kepada kita<br />
betapa kasihnya baginda Rosul kepada kita</p>
<p>Justru sampaikan kepada sahabat-sahabat muslim lainya<br />
agar timbul kesadaran untu mencintai Allah dan Rosulnya<br />
seperti Allah dan Rosulnya mencintai kita<br />
Karena sesungguhnya selain dari pada itu hanyalah fana belaka.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akudankalian.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akudankalian.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akudankalian.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akudankalian.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akudankalian.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akudankalian.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akudankalian.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akudankalian.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akudankalian.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akudankalian.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akudankalian.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akudankalian.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akudankalian.wordpress.com&blog=3186164&post=6&subd=akudankalian&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akudankalian.wordpress.com/2008/03/19/detik-detik-terakhir-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0cc7fdc54556aa084c46c75867c7116b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadhare</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>